Perkuat Satgas Anti Premanisme, Pemkot Surabaya: Warga Diminta Tak Takut Lapor

surabayapagi.com
Ilustrasi. Kawasan wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dari depan. SP/Pemkot surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti antisipasi aksi premanisme, intimidasi, maupun tindakan yang mengganggu rasa aman di lingkungan Kota Pahlawan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Satgas Anti Premanisme terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan masyarakat yang mengalami intimidasi, ancaman, maupun tindakan serupa tidak perlu ragu untuk segera melapor baik kepada pihak kepolisian maupun Satgas Anti Premanisme, apabila menghadapi tindakan yang mengancam keamanan dan kenyamanan mereka, agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga: Surabaya Gagal Jadi Tuan Rumah Final Piala Presiden, Eri Cahyadi: Harus Dihormati

“Satgas tentu akan terus berupaya melindungi masyarakat. Apabila ada masyarakat yang merasa diintimidasi, diancam, atau mengalami tindakan serupa, kami akan melakukan pendampingan,” jelasnya, Senin (03/08/2026).

Baca juga: Perhatikan Kesehatan Mata Guru PAUD, Pemkot Surabaya Bagikan Kacamata dan Cek Kesehatan Gratis

Pasalnya, keberadaan Satgas Anti Premanisme menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menjaga kondusivitas kota sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan ketika menghadapi persoalan tersebut. Oleh karenanya, Pemkot Surabaya tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Salah satunya diterapkan dalam penanganan dugaan pengeroyokan terhadap pemilik ruko di kawasan Krukah, Kelurahan Ngagel, Surabaya. 

Sementara itu, Bagus Indra mengapresiasi respons cepat Pemkot Surabaya melalui Satgas Anti Premanisme serta Polrestabes Surabaya dalam menangani persoalan yang dialaminya. Selain pendampingan di lapangan, Bagus mengatakan komunikasi dengan Pemkot Surabaya melalui Satgas Anti Premanisme masih dilakukan untuk memantau perkembangan penanganan perkara. 

Baca juga: Wujudkan Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Dorong Layanan Perlinsos Digital Lebih Transparan

“Sangat cepat. Saya langsung dihubungi Pak Eri Cahyadi, kemudian selang beberapa jam tim Satgas Anti Premanisme langsung datang ke lokasi. Pak Eri Cahyadi dan perangkat PD (perangkat daerah) lainnya sudah sangat baik. Responsnya juga cepat dan tanggap,” pungkasnya. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru