SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Festival Gir Sereng yang digelar Kelompok Masyarakat (Pokmas) Laba-laba di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dapat memperkuat pelestarian budaya dan mendongkrak sektor ekonomi lokal di kawasan Pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan jika gelaran festival itu menghadirkan 23 stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang diikuti para pelaku usaha lokal serta pedagang kaki lima (PKL). Berbagai hiburan seni budaya turut memeriahkan acara sebagai wujud pelestarian budaya lokal sekaligus upaya menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Saya mengajak masyarakat untuk terus melestarikan warisan budaya lokal sebagai identitas daerah, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kegiatan seni dan budaya seperti itu, masyarakat tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan," jelasnya, Selasa (04/08/2026).
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Wali kota Aminuddin untuk menyerukan pada masyarakat, agar menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, wali kota memberikan apresiasi kepada penyelenggara karena mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
"Saya mengimbau seluruh warga memasang bendera merah putih serta lampu hias di lingkungan masing-masing agar Kota Probolinggo dapat mempertahankan prestasi sebagai daerah yang meriah dalam memperingati hari-hari nasional," katanya pula.
Suasana semakin semarak dengan pertunjukan drama kolosal dari Sanggar Gunung Gembok bertajuk "Buto Ijo dan Roro Anteng" yang mengisahkan terbentuknya Gunung Batok di kawasan Bromo. Selain itu, adanya festival tersebut juga mampu menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat identitas budaya Kelurahan Pilang, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. pr-01/dsy
Editor : Redaksi