SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki puncak panen raya, harga bawang merah di tingkat petani di Desa Sumberejo, Nganjuk, Jawa Timur mengalami penurunan. Kondisi tersebut terjadi seiring meningkatnya pasokan bawang merah yang beredar di pasaran, Selasa (08/09/2026).
Sementara itu, untuk harga bawang merah di tingkat petani tercatat turun menjadi sekitar Rp14.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp15.000 per kilogram. Penurunan harga tersebut telah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir.
Melimpahnya hasil panen menjadi salah satu faktor yang menekan harga komoditas tersebut. Saat memasuki periode panen raya, volume bawang merah yang masuk ke pasar meningkat sehingga harga di tingkat petani ikut terdampak.
Bagi petani, penurunan harga menjadi tantangan tersendiri karena terjadi ketika produksi bawang merah sedang tinggi. Fluktuasi harga menjadi salah satu risiko yang dihadapi petani, terutama ketika pasokan meningkat secara bersamaan.
Pasalnya, Desa Sumberejo merupakan salah satu wilayah sentra produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Aktivitas panen berlangsung di sejumlah lahan pertanian seiring masuknya periode panen raya.
Selain itu, Pemkab Nganjuk juga berupaya mengatur waktu panen agar petani tidak memanen secara bersamaan. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah lonjakan pasokan yang berpotensi menekan harga di pasaran. ng-02/dsy
Editor : Redaksi