SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di 17 provinsi tercatat berada di atas angka nasional.
“Pada triwulan 2-2026, pertumbuhan ekonomi di 17 provinsi berada di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,29 persen.
Baca juga: Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026
Maluku Utara memiliki angka pertumbuhan. tertinggi sebesar 15,35 persen, diikuti oleh Nusa Tenggara Barat 7,41 persen dan Kepulauan Riau 6,99 persen,” jelas Amalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Indonesia masih resilien dan tumbuh solid ditengah ketidakpastian global.
Baca juga: BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat
Amalia juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi seluruh provinsi di Pulau Jawa berada di atas angka pertumbuhan nasional.
Kontribusi pulau Jawa sendiri mencapai 54,67 persen atas total PDB nasional.
Baca juga: BPS Catatan Pendataan Sensus Ekonomi di Kota Madiun Sasar 75.308 Unit
Secara regional, pada triwulan-2 2026, wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Sulawesi tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan tertinggi terjadi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebesar 6,10 persen, diikuti Jawa 5,65 persen dan Sulawesi 5,53 persen (y-on-y). ec,he
Editor : Redaksi