Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Pengolahan Air Lindi TPA Wonokerto

surabayapagi.com
Seorang petugas membangun saluran pengolahan air lindi di TPA Wonokerto, Pasuruan. SP/Foto:Pemkab Pasuruan

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Guna mengoptimalkan pengolahan limbah cair sekaligus mencegah potensi pencemaran lingkungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan meningkatkan sistem pengelolaan air di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wonokerto. Pasalnya, air lindi berasal dari proses pembusukan sampah maupun air hujan yang meresap ke tumpukan sampah sehingga volumenya terus bertambah dan memerlukan sistem pengelolaan yang memadai.

Oleh karena itu, DLH Kabupaten Pasuruan membangun kembali jalur aliran lindi menuju instalasi pengolahan agar seluruh limbah cair mengalir melalui saluran yang benar sebelum diproses lebih lanjut. Sedangkan terkait pembenahan di TPA Wonokerto di Kecamatan Sukorejo tersebut dilakukan melalui perbaikan saluran, rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pembangunan area pra-pengolahan, serta optimalisasi teknologi pengolahan agar seluruh aliran lindi dapat diproses sesuai standar lingkungan. 

Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah

"Pembenahan dilakukan karena sebagian sistem pengolahan lindi belum berfungsi optimal sehingga aliran limbah cair belum seluruhnya masuk ke instalasi pengolahan, seraya berharap kolam lindi kembali bekerja sebagaimana mestinya agar pengelolaan limbah menjadi lebih efektif,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, M. Nur Kholis, Minggu (09/08/2026).

Baca juga: Capai 120 Ton per Hari, Pemkot Madiun Targetkan Kurangi 30 Persen Sampah ke TPA Winongo

Nur mengatakan, teknologi pengolahan juga diperbarui dengan mengombinasikan proses mekanik dan kimiawi untuk memisahkan air dari endapan padat sehingga kualitas air meningkat sebelum memasuki tahapan pengolahan berikutnya. Proyek tersebut juga mencakup pembangunan saluran lindi menggunakan U-Ditch, rehabilitasi IPAL, optimalisasi sistem pengolahan limbah, pembangunan fasilitas pencucian kendaraan operasional TPA, serta pemasangan paranet untuk mengurangi sampah ringan yang beterbangan.

Baca juga: Siapkan Solusi Jangka Panjang, Pemkab Percepat Atasi Sampah Sungai Sukodono

"DLH Kabupaten Pasuruan menempatkan pembenahan instalasi lindi sebagai salah satu prioritas karena menjadi rekomendasi hasil evaluasi pengelolaan TPA sekaligus mendukung penerapan standar lingkungan yang lebih baik," ujarnya. ps-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru