Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Pengolahan Air Lindi TPA Wonokerto

surabayapagi.com
Seorang petugas membangun saluran pengolahan air lindi di TPA Wonokerto, Pasuruan. SP/Foto:Pemkab Pasuruan

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Guna mengoptimalkan pengolahan limbah cair sekaligus mencegah potensi pencemaran lingkungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan meningkatkan sistem pengelolaan air di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wonokerto. Pasalnya, air lindi berasal dari proses pembusukan sampah maupun air hujan yang meresap ke tumpukan sampah sehingga volumenya terus bertambah dan memerlukan sistem pengelolaan yang memadai.

Oleh karena itu, DLH Kabupaten Pasuruan membangun kembali jalur aliran lindi menuju instalasi pengolahan agar seluruh limbah cair mengalir melalui saluran yang benar sebelum diproses lebih lanjut. Sedangkan terkait pembenahan di TPA Wonokerto di Kecamatan Sukorejo tersebut dilakukan melalui perbaikan saluran, rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pembangunan area pra-pengolahan, serta optimalisasi teknologi pengolahan agar seluruh aliran lindi dapat diproses sesuai standar lingkungan. 

Baca juga: Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

"Pembenahan dilakukan karena sebagian sistem pengolahan lindi belum berfungsi optimal sehingga aliran limbah cair belum seluruhnya masuk ke instalasi pengolahan, seraya berharap kolam lindi kembali bekerja sebagaimana mestinya agar pengelolaan limbah menjadi lebih efektif,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, M. Nur Kholis, Minggu (09/08/2026).

Baca juga: Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Nur mengatakan, teknologi pengolahan juga diperbarui dengan mengombinasikan proses mekanik dan kimiawi untuk memisahkan air dari endapan padat sehingga kualitas air meningkat sebelum memasuki tahapan pengolahan berikutnya. Proyek tersebut juga mencakup pembangunan saluran lindi menggunakan U-Ditch, rehabilitasi IPAL, optimalisasi sistem pengolahan limbah, pembangunan fasilitas pencucian kendaraan operasional TPA, serta pemasangan paranet untuk mengurangi sampah ringan yang beterbangan.

Baca juga: Ratusan PAUD di Surabaya Ikuti Lomba Asah Terampil Manfaatkan Barang Bekas

"DLH Kabupaten Pasuruan menempatkan pembenahan instalasi lindi sebagai salah satu prioritas karena menjadi rekomendasi hasil evaluasi pengelolaan TPA sekaligus mendukung penerapan standar lingkungan yang lebih baik," ujarnya. ps-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru