SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.200 peserta tersebut diberangkatkan dari Alun-alun Lamongan, dengan ditandai pelepasan balon ke udara pada Sabtu (19/9/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HSN yang digelar PCNU Lamongan, bersama Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan. Ribuan peserta yang merupakan pelajar dari satuan pendidikan di bawah LP Ma’arif NU tersebut akan menempuh rute sekitar 3–4 kilometer.
Perjalanan dimulai dari Pos 1 di Alun-alun Lamongan, kemudian menuju Pos 2 di Dinas Pendidikan Lamongan dan berakhir di Pos 3 yang berada di SD NU Lamongan.
Ketua LP Ma’arif NU Lamongan, H. Ali Nurdin, mengatakan Jelajah Santri diikuti perwakilan dari 15 kecamatan atau MWCNU Ma’arif NU se-Kabupaten Lamongan.
Masing-masing MWCNU mengirimkan delapan regu, terdiri dari empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP.
“Jumlah peserta sekitar 1.200 orang. Setiap regu juga didampingi satu orang pendamping. Selain itu, masing-masing kecamatan memiliki satu Pimpinan Kontingen (Pinkon), sehingga ada 15 Pinkon dan sekitar 90 pendamping regu,” jelas Ali Nurdin.
Menurutnya, Jelajah Santri menjadi momentum pembuka, atau kick off rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional, yang diselenggarakan PCNU Lamongan. Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja PC LP Ma’arif Lamongan sekaligus mendukung program kerja PCNU Lamongan masa khidmat 2026–2030.
“Agenda ini merupakan kick off Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Lamongan. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun semangat, kedisiplinan dan kebersamaan para santri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Lamongan Syahrul Munir, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Jelajah Santri, yang dinilainya menjadi bagian penting dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LP Ma’arif dengan kegiatan yang luar biasa ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian program kepramukaan LP Ma’arif NU Lamongan. Sebelumnya, LP Ma’arif telah melaksanakan Kursus Mahir Dasar (KMD) sebagai bagian dari penguatan pendidikan kepramukaan.
“Ini disinergikan dengan kegiatan Hari Santri. Pagi ini pembukaan, kemudian nanti ada Cerdas Cermat Aswaja dan lomba membaca Kitab Qanun Asasi,” terangnya.
Gus Syahrul Munir juga menambahkan, lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama, menjadi salah satu agenda yang memiliki makna penting dalam rangkaian HSN tahun ini.
Ia menyebut, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat kepengurusan NU yang mendorong warga Nahdliyin untuk kembali memahami dan mengamalkan Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.
“Ketum PBNU kita yang terbaru membawa misi bagaimana kita kembali kepada Qanun Asasi. Maka di momentum Hari Santri ini kita adakan lomba membaca Kitab Qanun Asasi Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan HSN di Lamongan, tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat karakter santri, kecintaan terhadap NU serta semangat kebersamaan di kalangan pelajar Ma’arif.
PCNU Lamongan, lanjutnya, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut, khususnya LP Ma’arif NU Lamongan. “PCNU Lamongan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Ali Nurdin dan teman-teman semuanya yang telah menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya.jir
Editor : Redaksi