SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang Januari-Juli 2026. Nilai estimasi barang temuan tersebut mencapai sekitar Rp 10,84 miliar jumlah tersebut, 10.795 merupakan barang kategori biasa, 3.371 barang berharga, serta 724 makanan. Di mana barang berharga yang diamankan petugas antara lain handphone, tablet, laptop, perhiasan, uang tunai, serta perangkat elektronik dan barang pribadi bernilai lainnya.
Anne mengatakan beragam barang tersebut ditemukan di dalam rangkaian maupun lingkungan stasiun, kemudian dicatat dan diamankan melalui layanan Lost and Found KAI. Ia mengajak masyarakat untuk selalu mengecek barang bawaannya.
“Menjelang turun, kami mengajak pelanggan meluangkan waktu beberapa saat untuk mengecek kembali tempat duduk, rak bagasi, dan barang yang dibawa. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu pelanggan menikmati perjalanan dengan lebih nyaman hingga tiba di tujuan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2026).
Data KAI menunjukkan bahwa pada Juli 2026 saja terdapat tambahan 2.234 barang temuan, termasuk 502 barang berharga, dengan estimasi nilai sekitar Rp 1,98 miliar. Catatan tersebut menjadi pengingat penting bagi pelanggan, terutama ketika turun dalam kondisi stasiun yang ramai.
Pada saat yang sama, petugas KAI terus membantu mempertemukan barang temuan dengan pemiliknya. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 7.066 barang telah kembali kepada pemiliknya setelah melalui proses pencatatan dan verifikasi. he, ec
Editor : Redaksi