Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Reporter : Lestariyono Blitar

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari halaman rumah Ali Mashuri 57, kobaran api yang berasal dari sampah dekat gudang pakan itik ( bebek ) karena kobaran api dari sampah yang di bakar Ali Mashuri merembet gudang pakan bebek dan merembet ke bangunan rumahnya, spontan korban teriak minta tolong untuk padamkan api, masarakat sekitar pun lakukan pemadaman dngan akar seadanya.

Kobaran api yang begitu mengganas, Kasun ( Kepaka dusun) kantor desa Ringinanyar melaporkan ke pihak Call Center kantor Pemadam Kebakaran Kab.Blitar.

Baca juga: Kurang Waspada, Pengemudi Truk Berujung Adu Banteng dengan Pengendara Motor di Blitar

Menurut Tedy Prasojo Kasi Pemadan kebakaran, setelah menerima laporan dari masarakat langsung pihaknya bergerak menuju TKP.

Sementara Kapolsek Ponggok AKP Punjung melalui Kasi Humas Polres Blitar AKP Samsul Anwar, kejadian kebakaran itu di duga kelalaian korban (pemilik rumah), dalam keteranganya, korban Pak Ali Mashuri, memang sedang membakar sampah yang ada di samping gudang pakan ternak itik, dan sampah tersebut berupa janggel (bekas jagung) dan klobot (sisa kupasan jagung) yang menumpuk dan kering.

Baca juga: Kebakaran Landa Wilayah Blitar Lagi, Korban Alami kerugian Capai Rp100 Juta

"Tanpa di ketahui pemilik rumah, api tersebut merebet ke gudang pakan hewan bebek dan di dapur rumah, memang kondisi gudang pakan tidak di jaga, sehngga kobaran api merembet ke rumah induk bagian ruang tamu, setelah pihak Dinas Pemadam Kebakaran melakukan pemadaman dngan cepat, sekitar hampir satu jam setengah api berhasil di padamkan." Terang AKP Samsul Anwar. 

Baca juga: Usai Tebang Tebu, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Umum Desa Margomulyo

Dari peristiwa itu korban jiwa nihil, namun barang yang terbakar 1 Unit kendaraan bermotor Tosavrida 3,sepeda pancal, setumpuk pakan bebek dan bangunan gudang pakan dan dapur rumah..dan ruang tamu.

"Untuk korban jiwa nihil, untuk kerugian secara materiil sekitar Rp 60-70 juta rupiah, kami berharap dan pesan, seiring musim kemarau panjang dan angin kencang, agar masarakat berhati hati, waspada dan bila melakukan apapun kegiatan dngn gunakan api, atau kompor gas dan lain lain untuk melihat sikon nya dan jauh dari pemukiman, untuk hindari kebakaran atau hal hal yg mngkin terjadi." Pungkas AKP Samsul di ruang kerjanya hari ini. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru