Job Fair Kabupaten Mojokerto Sediakan 1.258 Lowongan, Bupati Gus Barra Dorong Penurunan Pengangguran

Reporter : Dwi Agus Susanti
Bupati Mojokerto Gus Barra saat menghadiri Job Fair 2026 di SMKN 1 Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2026). SP/DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar Job Fair 2026 di SMKN 1 Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2026).

Agenda bursa kerja tersebut melibatkan 25 perusahaan yang berasal dari Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Malang dan Jombang dan menyediakan 1.258 lowongan pekerjaan bagi masyarakat.

Baca juga: Anggarkan Rp9 Miliar, Pemkab Bakal Bangun Lapangan Sepakbola Standar FIFA

Dalam sambutannya Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menyampaikan, berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2025, penduduk usia kerja di Kabupaten Mojokerto mencapa 912,20 ribu orang, meningkat 3,61 ribu orang dibandingkan Agustus 2024.

"Angkatan  kerja mencapai 677,26 ribu orang terdiri atas 653,52 ribu orang yang bekerja dan 23,63 ribu orang yang menganggur," jelasnya.

Bupati juga menerangkan, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Kabupaten Mojokerto pada Agustus 2025 mencapai 74,24 persen meningkat 0,30 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya. 

Adapun jumlah penduduk yang bekerja juga meningkat sebesar 1,21 persen. Dari sisi lapangan pekerjaan, sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar sebesar 46,86 persen, kemudian sektor industri atau manufaktur sebesar 31,20 persen dan sektor pertanian sebesar 21,94 persen 

"Data tersebut menunjukkan bahwa pasar kerja di Kabupaten Mojokerto terus berkembang dan mengalami perubahan. Karena itu, kita perlu meningkatkan ketrampilan dan kompetensi tenaga kerja, memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha serta memperluas akses masyarakat terhadap lesempatan kerja," tegasnya.

Masih kata Bupati, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Mojokerto pada Agustus 2025 sebesar 3,49 persen, turun 0,38 persen poin dibandingkan Agustus 2024. Artinya dari setiap 100 orang angkatan kerja masih terdapat sekitar 3 sampai 4 orang yang belum memperoleh pekerjaan.

Baca juga: Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

"Angka ini tentu perlu terus kita turunkan. Pemkab Mojokerto akan terus memperkuat kerja sama dengan dunia usaha, dunia pendidikan dan lembaga pelatihan agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi dan memperoleh kesempatan kerja," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Yo'ie Afrida Soesetyo Djati dalam laporannya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk mempertemukan para pencari kerja dengan dunia usaha, sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya.

Baca juga: Minta Doa Restu Wali Murid, Bupati Gus Barra Lepas 30 Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Mojokerto

Ia juga menjelaskan, jumlah loker sebanyak 1258 lowongan, terbagi atas 647 lowongan untuk laki-laki dan 611 lowongan untuk wanita," 

"Adapun bidang usaha lowongan yang tersedia meliputi jasa pemasaran, produksi, mamin, influencer dan konten kreator, jasa teknologi informasi, jasa keuangan, teknik dan perbengkelan serta jasa profesional penerjemah serta instruktur," cetusnya.

Sedangkan jumlah pencari kerja terdata melalui pendaftaran online Job Fair sebanyak 1493 orang yanh dibuka selama kurang lebih tiga hari.

"Rinciannya, laki-laki sebanyak 1.010 orang dan perempuan sebanyak 483 orang. Jumlah pencari kerja berasa dari Kabupaten Mojokerto sebanyak 946 orang dan dari luar Kabupaten Mojokerto sebanyak 547 orang dengan tingkat pendidikan Sarjana sebanyak 198 orang," pungkasnya. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru