SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan, sedikitnya 80 persen dari total kebutuhan tenaga kerja untuk kawasan industrialisasi terpadu di wilayah tersebut berasal dari warga lokal.
"Pemkab Bangkalan menargetkan kawasan industri nantinya mampu menyerap sekitar 70 hingga 80 persen tenaga kerja lokal, sehingga keberadaan investasi tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, akan tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah," ujar Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Minggu (13/09/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan kawasan industri di Bangkalan itu dilakukan oleh Pemilik Perusahaan Wiraraja sekaligus Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Ahmad Ma'ruf Maulana, bersama Vice President Odasco LLC serta Chairman Suzhou Artisan Decoration Engineering Co., Ltd.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan ini lebih lanjut menilai, masuknya investasi memiliki arti penting bagi upaya meningkatkan perekonomian daerah. "Pemkab Bangkalan berharap sinergi dengan PT Wiraraja Madura dapat membuka peluang investasi berskala besar yang memberikan dampak terhadap perekonomian Bangkalan maupun Madura secara keseluruhan," kata Bupati Lukman Hakim.
Menurutnya, investasi tidak hanya berkaitan dengan perputaran ekonomi, akan tetapi juga menjadi instrumen untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, pihaknya akan mengambil posisi sebagai pihak pendukung dengan memastikan iklim investasi di daerah tetap kondusif.
Pemkab Bangkalan menargetkan kawasan industri nantinya mampu menyerap sekitar 70 hingga 80 persen tenaga kerja lokal, sehingga keberadaan investasi tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah. bg-01/dsy
Editor : Redaksi