SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menjaga ekosistem perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan potensi ekonomi masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga sumber daya lokal, sebanyak 15.000 bibit ikan gurami, nila, dan monosek ditebar di kawasan Rowosumo, Desa Wonokerto, Kabupaten Lumajang.
“Penyebaran bibit ikan bukan hanya kegiatan menebarkan ikan ke perairan, tetapi merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan potensi ekonomi masyarakat,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, Senin (31/08/2026).
Baca juga: Lagi! Bukit Sentong Ranupani Lumajang Terbakar, Satu Hektare Lahan Ludes
Menurutnya, bibit yang ditebar merupakan investasi lingkungan yang manfaatnya diharapkan tumbuh seiring dengan terjaganya kondisi perairan Rowosumo. Sehingga, pihaknya turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan sumber air, tidak membuang sampah ke sungai maupun perairan, serta menghindari cara penangkapan ikan yang dapat merusak lingkungan.
Baca juga: Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha
“Bibit yang kita tebarkan hari ini adalah sebuah harapan. Harapan agar sumber daya perairan di Rowosumo dapat terus terjaga, ekosistem tetap lestari, dan ke depan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sehingga, diharapkan keberlanjutan program penebaran bibit bisa terus berkembang menjadi pengelolaan sumber daya perairan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dan jika dikelola dengan baik, kawasan Rowosumo dinilai berpotensi mendukung sumber pangan, aktivitas ekonomi, hingga pengembangan ekowisata Desa Wonokerto dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Baca juga: Imbas Kebakaran Blok Bantengan, TNBTS Tutup Sebagian Akses Wisata Bromo
“Semoga penyebaran bibit ikan hari ini menjadi awal dari tumbuhnya ekosistem yang sehat, masyarakat yang semakin mandiri, dan Desa Wonokerto yang semakin maju dan berkelanjutan,” pungkas Dewi. lj-01/dsy
Editor : Redaksi