SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mendorong modal kegiatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi dan menciptakan penghasilan bagi pemuda, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong pemanfaatan anggaran untuk kegiatan Generasi Z (Gen Z) di tingkat Rukun Warga (RW) sebesar Rp5 juta.
Sehingga, anggaran tidak diarahkan untuk kegiatan yang hanya bersifat seremonial atau kepanitiaan, melainkan aktivitas yang dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan sekaligus program tersebut masih menjadi tahap pembelajaran awal.
Baca juga: Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3
"Jadi, kita memang tidak memberikan anggaran ini untuk kegiatan yang bersifat kepanitiaan (seremoni). Tapi, yang bersifat bagaimana bisa menggerakkan penghasilan, ekonomi, dan punya penghasilan. Banyak yang sudah berjalan. Ada di banyak kelurahan, kecamatan, sehingga ini masih ada waktu," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (13/09/2026).
Baca juga: Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan
Lebih lanjut, pihaknya juga turut menekankan program tersebut diarahkan agar anak muda berani membangun usaha dan tidak menjadikan anggaran pemerintah sebatas sumber pembiayaan kegiatan atau honor kepanitiaan. Dan salah satu peluang usaha yang tengah dikembangkan, yakni kerja sama dengan sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka).
Baca juga: Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Pemkot Surabaya Tata Ulang Kawasan Kuliner Karang Menjangan
Ia menjelaskan pemanfaatan anggaran tersebut harus disertai perencanaan yang jelas, yakni pemuda yang mengajukan penggunaan anggaran perlu memiliki metode kerja dan rencana usaha agar kegiatan yang dijalankan dapat menghasilkan pendapatan. "Jadi, mereka harus punya metode kerja, punya rencana kerja, dan setelah itu bisa membuat perubahan bisnisnya. Sehingga, dia bisa melakukan bisnis itu dan ada pendapatan," ujarnya. sb-04/dsy
Editor : Redaksi