SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus penyelundupan narkotika dengan menyembunyikan ganja di dalam bodi sepeda motor Vespa akhirnya terbongkar bukan karena pemeriksaan narkotika secara khusus. Pengungkapan itu justru bermula dari penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan J&T Cargo.
SOP tersebut mewajibkan kendaraan yang akan dikirim melalui jalur laut untuk dikuras bahan bakarnya. Langkah itu dilakukan karena kendaraan yang membawa bensin dan kemudian masuk kapal berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.
Baca juga: Gus Rosyid Berpulang, Perkara Hibah Al Ibrohimi Belum Inkracht
Namun, ketika petugas hendak menguras bensin Vespa yang dikirim melalui J&T Cargo, mereka justru menemukan sesuatu yang sama sekali tidak terduga.
Di dalam bodi Vespa terdapat sebuah karung yang setelah diperiksa berisi paket diduga narkotika jenis ganja. Jumlahnya tidak sedikit, mencapai 20 kotak.
PIC Gateway J&T Cargo Gresik, Syaiful, menceritakan kronologi terbongkarnya kiriman tersebut saat ditemui di J&T Cargo Duduksampeyan, Gresik.
Menurut Syaiful, awalnya petugas menjalankan SOP sebagaimana mestinya. Karena Vespa tersebut akan dikirim dan berpotensi masuk kapal, bahan bakarnya harus dikeluarkan terlebih dahulu.
Saat proses pengurasan bensin itulah petugas menemukan adanya karung yang disembunyikan di dalam bodi Vespa.
“Awalnya karena SOP. Vespa itu harus dikuras bensinnya karena nanti masuk kapal, dikhawatirkan berpotensi terjadi kebakaran. Saat hendak menguras bensin, ternyata ditemukan karung di dalam Vespa. Setelah dicek, isinya ganja, ada 20 kotak,” kata Syaiful.
Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan barang bukti diamankan untuk diserahkan kepada aparat penegak hukum.
Baca juga: Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal
Dari foto yang diterima awak media, bodi Vespa terlihat dalam kondisi terbuka. Di bagian dalam tampak sejumlahh paket yang dibungkus plastik dan diduga berisi ganja.
Kasus ini memperlihatkan bagaimana jaringan narkotika mencoba memanfaatkan jalur jasa pengiriman barang untuk menyamarkan peredaran narkotika. Vespa yang dari luar tampak sebagai kendaraan biasa ternyata diduga dijadikan tempat menyembunyikan puluhan paket ganja.
Lebih menarik lagi, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan keberadaan Vespa tersebut diduga hanya transit. Dalam informasi yang berkembang, muncul pula nama Palembang dan Palu yang diduga berkaitan dengan jalur perjalanan kiriman tersebut.
Namun, hubungan Palembang dan Palu dengan barang bukti tersebut masih membutuhkan konfirmasi resmi aparat penegak hukum.
Kapolsek Duduksampeyan Iptu I Ketut Riasa saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut meminta wartawan mengonfirmasi langsung kepada Satresnarkoba Polres Gresik karena perkara tersebut ditangani satuan narkoba.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Gresik Cek Harga Beras di Pasar Baru, Stok Dipastikan Aman
“Langsung ke Pak Kasat Narkoba ya mas, ditangani narkoba,” kata I Ketut Riasa, Selasa (15/9/2026).
Informasi yang diterima kemudian menyebutkan barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Gresik.
Kasat Narkoba Polres Gresik Ahmad Yani saat dikonfirmasi mengenai temuan 20 kotak diduga ganja tersebut belum memberikan penjelasan rinci.
“Masih kita cek mas,” kata Yani. did
Editor : Redaksi