SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA : Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur mendorong pengusaha perempuan menjaga keberlangsungan usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan daerah. Ketua IWAPI Jawa Timur Susmiati Rahmawati mengatakan dinamika perekonomian tidak seharusnya membuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghentikan aktivitas bisnis.
"Perempuan pengusaha memiliki peran dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga yang pada akhirnya turut berdampak terhadap penguatan perekonomian Jawa Timur," kata Ketua IWAPI Jawa Timur Susmiati Rahmawati, usai Rapat Koordinasi IWAPI Jatim 2026, di Surabaya, Kamis.
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak IWAPI Tingkatkan Perekonomian Perempuan di Jatim
Menurut dia, kondisi perekonomian yang dinamis tidak serta-merta membuat pelaku UMKM berhenti menjalankan usahanya.
Bagi pelaku UMKM, keberlangsungan usaha dan perputaran ekonomi setiap hari menjadi hal penting untuk mempertahankan aktivitas bisnis.
"Para pengusaha perempuan ini terkenal sangat ulet jadi tidak mudah menyerah dengan keadaan," tuturnya.
Rahmawati mengatakan IWAPI juga mendorong anggota di berbagai kabupaten dan kota hingga tingkat ranting untuk mengembangkan sekaligus memasarkan produk yang dihasilkan.
Pengusaha dengan skala usaha lebih besar dapat membantu memasarkan produk anggota lainnya.
Baca juga: Bela Korban KDRT Kediri, Pengurus IWAPI Jatim Minta Hakim Vonis Berat Terdakwa
Sementara itu, perkembangan teknologi digital juga memberikan peluang bagi pengusaha perempuan untuk memperluas pasar melalui pemasaran secara daring.
Dalam memperkuat akses pasar, IWAPI Jawa Timur turut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi melalui program misi dagang yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.
Melalui kegiatan tersebut, anggota IWAPI mendapat kesempatan memasarkan produk sekaligus membangun jejaring usaha di berbagai daerah.
Saat ini, Rahmawati menyebut saat ini jumlah anggota IWAPI mencapai sekitar 5.000 pengusaha perempuan.
Lewat program tersebut, anggota IWAPI memperoleh kesempatan memperkenalkan dan memasarkan produk sekaligus membangun jejaring usaha dengan pelaku bisnis dari berbagai daerah.
Saat ini, IWAPI Jawa Timur memiliki sekitar 5.000 anggota pengusaha perempuan. Bidang usaha mereka cukup beragam, mencakup fesyen, makanan dan minuman, perdagangan komoditas, perumahan, konstruksi hingga perjalanan wisata. Susmiati berharap semakin banyak perempuan yang mampu berperan dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha. Menurut dia, model usaha yang dapat dijalankan dari rumah juga membuka peluang bagi perempuan untuk tetap berkontribusi terhadap perekonomian sembari menjalankan peran dalam keluarga.n.dna
Editor : Redaksi