SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menyusul deviasi progres fisik yang mencapai minus 9,94 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut pembangunan Jembatan Candinegoro, Kecamatan Krian, untuk mengejar target penyelesaian pada Desember 2026, dengan proyek anggaran Rp1,46 miliar.
Oleh karenanya, pelaksana bakal menerapkan sistem kerja 24 jam dengan menambah tenaga kerja dan membagi pekerjaan dalam dua tim, agar ketertinggalan dapat segera dikejar. Sehingga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diminta lebih aktif melakukan pengawasan dan meningkatkan koordinasi dengan konsultan pengawas serta kontraktor.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran
“PPK tadi menyampaikan deviasinya saat ini mencapai 9 persen. Karena ini pengerjaan jembatan, kami menyarankan agar diberlakukan minimal sistem dua shift untuk mengejar deviasi tersebut. Sering koordinasi antara konsultan dengan kontraktor. Kalau ada deviasi, panggil ke kantor. Bicarakan kekurangannya apa untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Bupati Sidoarjo, Subandi, Kamis (08/10/2026).
Baca juga: Antisipasi Kepadatan Lalin 30 Tahun, Flyover Gedangan Dibangun 6 Lajur Dua Arah
Sementara itu, terkait kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan tidak seharusnya menjadi alasan terhambatnya pencapaian target. Terlebih, kebutuhan material dan tenaga kerja yang telah disepakati sudah terpenuhi. Sehingga, pihaknya meminta kendala teknis, termasuk kondisi aliran air sungai di lokasi pekerjaan, telah diantisipasi sejak tahap perencanaan.
Perlu diketahui, untuk mengejar ketertinggalan, pelaksana menerapkan catch-up plan melalui sistem kerja 24 jam dan penambahan tenaga kerja. Pekerjaan dibagi menjadi dua tim dengan total 18 pekerja untuk mempercepat pemasangan struktur baja, diafragma, dan gelagar Wide Flange (WF).
Baca juga: Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare
Meski demikian, percepatan pemasangan baja serta pengecoran pelat lantai dan pelat injak yang saat ini berjalan membuat pelaksana optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target. Secara keseluruhan, proyek tersebut mencakup pembangunan dua unit jembatan, masing-masing sepanjang 8 meter, dengan total panjang 16 meter dan lebar 4 meter. sd-01/dsy
Editor : Redaksi