SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah setempat dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), karena pemkab ingin program baik yang sudah menjadi ketentuan agama itu bisa berdampak dan bernilai ekonomi.
"Harapan kami melalui program ini, manfaat zakat oleh wajib zakat bisa mendorong peningkatan ekonomi penerima zakat," ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Kamis (15/10/2026).
Baca juga: Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional
Lebih lanjut, selain bekerja sama dengan BAZNAS, Pemkab Sumenep juga bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep mendirikan kampung zakat yang didirikan di Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, tersebut kini menjadi model percontohan dalam hal pengelolaan zakat yang tepat guna dan bernilai guna.
"Warga di desa itu, mengumpulkan zakat mereka baik zakat fitrah maupun zakat harga kepada amil zakat dan amil lalu menyalurkan kepada warga yang berhak menerima bantuan. Selain untuk warga miskin, dan anak yatim, bantuan kebanyakan berupa modal usaha," katanya.
Baca juga: Pemkab Sumenep Kuatkan Ekonomi Lokal Dengan Bangun Landasan Perintis di Masalembu
Adanya program zakat produktif yang dikembangkan di desa itu, juga dinilai sangat efektif, banyak di antara lima orang penerima bantuan zakat produktif pada 2024, dua di antaranya sudah bisa memberi zakat dari usaha yang dijalani.
"Karena itu, kampung zakat yang ada di Sumenep saat ini kami dorong untuk bisa dikembangkan ke desa-desa lain yang ada di Sumenep ini, sehingga manfaat zakat dalam ikut membantu perekonomian warga benar-benar bisa dirasakan," katanya.
Baca juga: Lewat Program Kelas Ibu Balita, Pemkab Upayakan Tekan Kasus Angka Stunting
Itu terjadi, karena amil zakat melakukan survei langsung ke lapangan, menjelaskan manfaat program dan nilai agama, sehingga penerima cenderung termotivasi untuk bisa sukses dan menjadi pemberi zakat. sm-01/dsy
Editor : Redaksi