DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya, terutama dalam akses permodalan, kemudahan perizinan, dan pemasaran produk.

Dorongan tersebut disampaikan Bambang saat mengunjungi Batik Essa Ecoprint di Surabaya, Jumat. Ia menilai produk batik ramah lingkungan yang dirintis sejak 2019 itu memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah sekaligus menembus pasar internasional.

Baca juga: 67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

“Batik ecoprint ini bisa mengangkat nama baik Kota Surabaya. Harapannya, produk ini bisa menjadi ciri khas Surabaya,” katanya.

Menurut Bambang, pengembangan produk tidak harus berhenti pada kain batik. Batik Essa Ecoprint telah mengolah produknya menjadi beragam barang, mulai dari pakaian, tas, suvenir hingga pasmina.

Diversifikasi tersebut membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk untuk kebutuhan oleh-oleh dan cendera mata wisatawan.

Produk Batik Essa Ecoprint juga pernah ditampilkan di lingkungan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk diperkenalkan kepada wisatawan, termasuk penumpang kapal pesiar.

Baca juga: Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang menilai perluasan pasar tersebut harus diikuti dukungan yang memadai agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah akses pembiayaan, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan pemasaran.

Ia mendorong pelaku UMKM memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bambang juga menyinggung plafon pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan sesuai kebijakan yang disampaikan pemerintah.

Baca juga: Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Selain pembiayaan, ia meminta proses perizinan usaha dibuat lebih mudah agar pelaku UMKM dapat menjalankan usaha dan memperluas pasar tanpa terbebani prosedur yang berbelit.

Menurut Bambang, dukungan terhadap UMKM perlu diarahkan bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan usaha, melainkan juga mendorong produk lokal naik kelas dan memiliki akses ke pasar yang lebih luas.

Ia berharap kolaborasi pemerintah dan berbagai pihak dapat membantu UMKM Surabaya meningkatkan daya saing, memperkuat pemasaran, serta membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen internasional.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru