Obsesi Clean Eating Bisa Datangkan Bahaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Demi menurunkan berat badan, banyak orang yang demam pola makan bersih (clean eating) masih melanda dunia. Istilah clean eating bisa diartikan sebagai pola makan sehat yang lebih alami atau dimasak dengan sehat. Penganut clean eating biasanya akan menghindari bahan makanan mengandung gluten (protein dalam tepung), gula, susu dan semua produk hewani, serta makanan yang dipores. Sebagian lagi bahkan hanya mengasup makanan vegan dan seluruhnya mentah. Pada dasarnya pola makan ini dianjurkan karena menempatkan kesehatan dan kebugaran sebagai prioritas. Tetapi, lain ceritanya jika sudah menjadi sebuah obsesi. Para ahli psikolog menyebut obsesi itu sebagai "Orthorexia nervosa". Istilah ini diciptakan tahun 1990-an oleh Steven Bratman, dokter di San Francisco, AS. Dalam beberapa tahun terakhir ia melihat ada peningkatan insiden gangguan pola makan ini yang terkait dengan diet clean eating. Menurut profesor psikologi Patrick Denoux, orang yang memiliki orthorexia adalah "tawanan dari berbagai aturan yang dibuatnya sendiri". Karena menetapkran aturan yang ketat soal apa yang boleh dimakan olehnya, penganut clean eating yang obsesif akan mengisolasi dirinya. Misalnya saja mereka akan menghindari acara sosial yang melibatkan makan-makan. Dalam kasus ekstrem, hal ini bahkan membahayakan nyawa. Salah satu contoh adalah pasien ahli nutrisi Sophie Ortega yang mengalami kekurangan vitamin B12 sehingga penglihatannya terganggu. Vitamin itu bisa kita temukan pada telur, produk susu, daging dan ikan. Itu sebabnya penganut vegetarian sering kekurangan vitamin B12 jika tidak menggantinya dengan suplemen. "Pasien saya itu lebih memilih kehilangan penglihatannya dari pada menyangkal komitmennya kepada binatang," kata Ortega. Berbeda dengan anoreksia dan bulimia, orthorexia memang belum dimasukkan dalam diagnosis medis. Para ahli menyebut gangguan makan ini lebih mirip dengan phobia. Orthorexia bisa diatasi dengan melakukan terapi perilaku kogntif yang akan mengarjkan pasien untuk menghadapi kecemasannya terhadap makanan serta teknik rileksasi. (lx/kmp)
Tag :

Berita Terbaru

Gress! Ari Rangkuti Geser Fauzan Fuadi dari Kursi Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim

Gress! Ari Rangkuti Geser Fauzan Fuadi dari Kursi Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim

Rabu, 18 Feb 2026 15:17 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 15:17 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – Baru dilantik menjadi Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar langsung rombak susunan Fraksi PKB DPRD Jawa Timur. Ketua Fraksi s…

Siagakan Ribuan Personel 24 Jam, PLN UIT JBM Sukses Jaga Perayaan Imlek di Jatim

Siagakan Ribuan Personel 24 Jam, PLN UIT JBM Sukses Jaga Perayaan Imlek di Jatim

Rabu, 18 Feb 2026 14:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya, 18 Februari 2026 – Perayaan Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 berlangsung khidmat dan meriah di berbagai wilayah J…

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rudi Purwanto 34 warga Desa Tambakrejo  Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar di temukan tewas di Pantai Gumiling Desa Tambakrejo, di …

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Rabu…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…