Ngebut di Lamongan akan 'Ditembak' Speed Gun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Bagi yang suka ngebut di jalan raya, terutama di jalan poros Lamongan-Babat, mulai saat ini segeralah menurunkan kecepatan anda. Polisi Lamongan mempunyai speed gun yang akan mengerti berapa kecepatan anda saat berkendara. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, speed Gun ini berguna sebagai alat pemantau kecepatan. Dengan alat ini, polisi bisa langsung memantau dan menindak bagi yang melanggar di jalur dengan larangan batas kecepatan. "Dengan tindakan yang cepat ke pelanggar batas kecepatan, maka tingkat kecelakaan juga bisa diminimalisir," ungkap Anggi kepada detikcom di Polres Lamongan, Rabu (24/1). Anggi menuturkan, cara kerja speed gun ini sangat mudah karena tinggal diarahkan ke kendaraan yang dianggap melaju melebihi batas kecepatan yang diperbolehkan. Setelah itu, lanjut Anggi, jika sudah menentukan target kendaraan, tarik tuas Speed Gun dalam rentan waktu 3-4 detik. "Setelah itu akan keluar hasil bidikan kecepatan kendaraan, jarak bidikan dengan kendaraan serta lokasi jalan dan ditampilkan ke layar tablet dan muncul nomor polisi dengan fotonya," papar Anggi yang menjelaskan kalau speed gun saat ini sudah terpasang di areal blankspot di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi. Lebih jauh, Anggi memaparkan, bentuk Speed Gun ini seperti pistol yang dilengkapi dengan laser dan radar dan bekerja dengan prinsip doppler. Prinsip ini adalah detektor akan menangkap frekuensi lebih tinggi apabila detektor bergerak relatif mendekat terhadap sumber. "Selain bisa dipegang dengan tangan secara portable, alat ini juga bisa diletakkan di atas mobil patroli polisi maupun di jalanan," tutur Anggi yang menjelaskan kalau di luar batas jarak minimal akan ada petugas yang akan memberhentikan kendaraan yang terbukti melanggar batas kecepatan tersebut. MenurutAnggi,speedgun seharga lebih kurang Rp. 100 jutaan ini khusus dipasang di jalur nasional yang rawan kecelakaan, baik roda dua maupun roda empat dengan batas minimal 40 km per jam.Anggi mengaku, penerapan alat canggih diLamongan ini sudah berlangsung sekitar 2 bulan ini. Di Jatim, lanjutAnggi, hanya ada 8polres yang mendapatkan alat canggih ini dari Mabes Polri. Di speed gun bisa terbaca berapa kecepatan kendaraan (Foto: Eko Sujarwo) Tilang Speed Gun Terbukti Efektif Tilang menggunakan speed gun terbukti efektif menindak pelanggar kecepatan. Buktinya, dalam sehari polisi menindak setidaknya 27 pelanggar batas minimal kecepatan yang sudah ditetapkan. Kasatlantas Polres Lamongan AKP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, sejak dipakainya alat canggih speed gun ini mulai Desember lalu, polisi telah menindak lebih kurang 27 pelanggar dalam seharinya dan 150 pelanggar dalam seminggu. "Keberadaan alat ini sangat membantu kami dalam tugas-tugas di lapangan," ungkap Anggi Dikatakan oleh Anggi, meski batas maksimal alat ini adalah 40 km perjam, namun batas maksimal ini hanya berlaku di 150 meter dan setelah jarak ini kecepatan bisa menyesuaikan, yaitu di jalan nasional maksimum 100 km perjam. "Jadi batas minimal 40 km perjam ini hanya berlaku di alat yang terpasang speed gun ini, bukan di semua jalur jalan," kata Anggi menjelaskan kesalahpahaman tentang batas kecepatan kendaraan. Anggi mengaku, pihaknya juga diuntungkan dengan keberadaan alat ini karena petugas tidak harus kucing-kucingan atau susah payang untuk melakukan pengejaran terhadap pengguna jalan yang terbukti kebut-kebutan di jalan raya. "Dari alat ini bisa langsung dilihat hasilnya dan di 150 meter setelah alat speed gun ini sudah ada petugas yang memberhentikan dan memberikan surat tilang kendaraan yang sebelumnya sudah terkena 'tembakan' speed gun," jelasnya. Sementara, salah seorang pengguna mobil asal Tuban, Ansori mengaku kaget ketika tiba-tiba diberhentikan polisi di 150 meter setelah titik blankspot. Ansori menuturkan, ia mengaku kaget karena tiba-tiba ditilang oleh petugas karena telah melebihi batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan. "Kaget karena petugas tahu kalau kendaraan saya melebihi batas maksimal," kata Ansori. (dt/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…