Ramadan dan Lebaran Tak Berdampak ke Penjualan Properti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tren properti residensial menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini diperkirakan akan mengalami fluktuasi, terutama karena Idulfitri yang berjarak cukup jauh dengan periode musim masuk sekolah. Head of Research Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, untuk tren properti secara umum tidak akan menerima perubahan yang signifikan pada musim menjelang bulan puasa dan lebaran. Hal ini berbeda dengan China dan Singapura yang memiliki kepercayaan sendiri, sehingga beberapa hari libur mempengaruhi tingkat pembelian rumah. “Di sini [Indonesia] orang lebih memperhatikan kondisi pasar, lagi booming atau lagi bottom, bukan karena mau puasa atau lebaran. Apalagi dengan kondisi sekarang pasar properti kita masih dalam tahap recovery, belum ada kenaikan yang signifikan,” jelasnya, Minggu (28/4). Menurutnya, yang ada pengaruhnya kemungkinan di pusat perbelanjaan. Tunjangan Hari Raya, kata Anton, tidak cukup mendorong aktivitas pembelian properti, tapi pernah terjadi beberapa tahun lalu. “Pengembang biasanya ambil moment kalau orang mau terima bonus. Itu biasanya di awal tahun, kalau THR kan cuman 1 bulan, buat apa mau beli properti ya nggak segitu besarnya, belum nanti kan ada kewajiban mengangsur, paling belinya handphone,” katanya. Chief of Marketing & Business Development Riscon Realty Gena Bijaksana sebelumnya mengatakan, bahwa secara garis besar pada periode Ramadan dan Idulfitri di Indonesia selalu ada tren bertambahnya pengeluaran uang. Yang menjadi tantangan kemudian adalah apakah pengeluaran tersebut ditujukan ke properti atau tidak. “Kalau kita lihat dari beberapa tahun ke belakang memang ada sedikit perlambatan di awal Ramadan. Tapi, sampai pertengahan dan pascalebaran itu orang mulai justru bergairah sekali, dan itu sebenarnya jadi potensi yang baik untuk menangai periode ini dengan serius,” ungkapnya. Gena menyebutkan, seminggu sebelum Ramadan hingga seminggu pertama terjadi penurunan penjualan sekitar 20 persen – 25 persen. Pasalnya, pada periode tersebut orang-orang akan memfokuskan pengeluarannya pada hal lain.
Tag :

Berita Terbaru

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…