Dua Pasien Covid-19 di Sumenep Dinyatakan Sembuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pasien covid-19 (tengah) dipulangkan usai dinyatakan sembuh.SP/ist
Dua pasien covid-19 (tengah) dipulangkan usai dinyatakan sembuh.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep – Sebanyak dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinyatakan sembuh. Keduanya merupakan klaster Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terpapar virus corona saat mengikuti latihan di asrama haji Sukolilo, Surabaya.

“Karena dinyatakan sembuh, maka keduanya dipulangkan,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Andre Dwi Wahyudi, Selasa (2/6/2020).

Menurut dr. Andre, dua pasien yang dinyatakan sembuh hari ini berjenis kelamin laki-laki dan perempaun. Keduanya sudah menjalani perawatan dan isolasi lebih dari satu bulan. “Dua kali hasil swab-nya dinyatakan negatif. Jadi, pasien dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Meski telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, kedua pasien tersebut harus tetap menjalani isolasi secara mandiri setidaknya 14 hari. Langkah itu dilakukan agar mereka benar-benar bebas Covid-19.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, membenarkan jika dua pasien tersebut dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Iya, dua pasien yang berasal dari klaster TKHI Kemenag dinyatakan sembuh dari virus Corona berdasar rangkaian hasil Swab yang diterima pada hari Selasa (02/06/2020),” katanya.

Kata Ferdian, total pasien Corona asal Sumenep yang sembuh menjadi 4 orang. 3 pasien sembuh dirawat di RSUD Sumenep. 1 pasien sembuh dirawat rumah sakit di Surabaya.

“1 pasien sembuh dari TKHI Kemenag Sumenep akhir Ramadan. 2 pasien TKHI sembuh hari ini. 1 pasien merupakan karyawan Bank Jatim Cabang Pragaan,” tuturnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini, total pasien Corona di Sumenep berjumlah 12 orang. 4 pasien dinyatakan sembuh. 6 pasien sedang menjalani perawatan di RSUD Sumenep dan 2 pasien dirawat rumah sakit swasta di Surabaya. haz

Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…