SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung – Wakil juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) COVID-19 Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan sejak dibuka per tanggal 1 Juni lalu, jumlah warga yang mengajukan permohonan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) atau surat dispensasi perjalanan mencapai hampir 200 orang. Jumlah tersebut melebihi ekspektasi dari gugus tugas di Tulungagung. Pasalnya, SIKM tersebut dibutuhkan untuk bekal perjalanan ke sejumlah kota besar di Indonesia.
"Kami dari gugus tugas terkejut juga melihat animo masyarakat mengurus SIKM atau surat dispensasi perjalanan, banyak sekali ternyata," kata Galih, Rabu (3/6/2020).
Pada hari pertama pembukaan pengajuan SIKM, GGTP COVID-19 Tulungagung menerima 32 permohonan, pada hari kedua membeludak hingga lebih dari 100 pemohon. Sedangkan pada hari ketiga masyarakat lokal maupun pemudik yang hendak kembali ke kota masih terus berdatangan di Posko COVID-19 Tulungagung.
Sementara itu salah seorang pemohon SIKM Suhandi, mengatakan surat itu akan digunakan untuk jaga-jaga saat melakukan perjalanan ke Cibitung. Pihaknya mengaku telah berulang kali melakukan pengajuan melalui portal daring di provinsi tujuan namun selalu gagal masuk.
"Akhirnya saya ngurus di Tulungagung," ujarnya.cit4
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…
Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB
SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …
Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB
SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…
Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…
Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…
Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…