Komplotan Curanmor Diringkus Saat Teller

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Wonokromo Kompol Cristopher Adikara Lebang bersama empat tersangka dan barang bukti. SP/Julian
Kapolsek Wonokromo Kompol Cristopher Adikara Lebang bersama empat tersangka dan barang bukti. SP/Julian

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Unit Reskrim Polsek Wonokormo berhasil mengamankan komplotan pencuri sepeda motor. Petugas berhasil dengan mudah meringkus para pelaku pasalnya, saat diamankan pelaku dalam kondisi ‘teler’ usai menggelar pesta narkoba.

Komplotan yang berisikan empat orang tersebut diantaranya,  Suprambodo (27) warga Jalan Bumiarjo 16 B Surabaya, Andrew Rahmat Prasetyo (27) warga Jalan Jagir Sidomukti Gang 6B/IV Surabaya,  Noval Rahmat (19) warga Jalan Jagir Sidomukti Surabaya dan Bambang Irawan (29) warga Jember.

Para tersangka diamankan setelah mencuri motor dari dua lokasi berbeda.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Christoper Lebang mengatakan dalam menjalankan aksinya, pelaku mencari sepeda motor yang terpakir diteras rumah. Setelah menemukan sasaran, pelaku merusak rumah kunci kontak dengan kunci T.

Para pelaku ini diamankan saat sedang asyik pesta narkoba jenis sabu-sabu di rumah jalan Ngagel Baru II, Rabu (11/6) malam.

“Setelah melakukan penyelidikan, kami berhasil menangkap para pelaku ini dalam keadaan pesta narkoba,” kata Christoper, Selasa (23/6/2020). 

"Dari hasil penggerebekan itu, kami juga menemukan sabu dan kunci letter T," tambahnya.

Dari sana, petugas kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, diketahui tersangka Suprambodo merupakan kepala komplotan aksi pencurian motor di depan warung kopi Jalan Lumumba beberapa waktu lalu.

"Selanjutnya, keempat tersangka kami gelandang ke kantor untuk kepentingan penyidikan," lanjut Lebang.

Dihadapan penyidik, tersangka Suprambodo berdalih, sejak diberhentikan dari pekerjaan, dirinya tidak memiliki uang untuk membeli sabu. "Bingung pak gak kerja, makanya gelap mata curi motor," aku Suprambodo.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku menggunakan uang hasil penjualan sepeda motor curian untuk pesta narkoba. Dalam catatan kepolisian, komplotan ini sudah melakukan aksinya dua kali di Jalan Lumumba Dalam I dan Jalan NGaggel Baru II Surabaya. “Memang hasil pencurian digunakan untuk membeli narkoba dan digunakan bersama-sama,” tutup Christoper Lebang.

Saat ini, alumni Akademi Kepolisian (Akpol), 2006 itu masih melakukan pengembangan terkait dari mana sabu-sabu itu diperoleh.

"Masih kami kembangkan untuk mencari jaringan narkobanya. Selain itu, ada dugaan pelaku lain saat aksi pencurian motor," paparnya. (jem)

 

Berita Terbaru

Adopsi Kereta Wisata mewah Orient Express, Diluncurkan

Adopsi Kereta Wisata mewah Orient Express, Diluncurkan

Kamis, 24 Sep 2026 07:41 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kereta Nusantara Explorer diluncurkan pada 28 September 2026. Kereta wisata ini menawarkan perjalanan dengan mengangkat keindahan alam dan…

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Hilirisasi Tembakau Jember Pusat Ekspor Cerutu Nasional

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus menggenjot hilirisasi komoditas tembakau lokal untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing e…

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Gus Fawait Pilih Pendopo Jember Jadi Ruang Dialog Hadapi Persoalan Warga

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM -Jember - Bupati Jember Gus Fawait menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan humanis melalui pendekatan…

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…