Tipu Tim Suksesnya di Pengangkatan Perangkat, Kades Wates Ditahan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Darmawan
Kades Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Darmawan

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Kepala Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Darmawan Amril Nurman, harus mendekam di balik jeruji Mapolres Kediri. Ia berurusan dengan polisi usai melakukan penipuan terhadap tim suksesnya sendiri.
 
Darmawan, menipu warganya sendiri, Agus Sunyoto dan anak gadisnya berinisial IK. Akibat penipuan tersebut, korban mengalami kerugian materi hingga Rp 315 juta. 
 
Agus menuturkan, peristiwa memilukan itu bermula saat dirinya diiming-imingi pelaku menjadi perangkat desa. Korban dijanjikan posisi sebagai Kepala Dusun (Kasun) dengan syarat menyediakan uang sekitar Rp 300 juta. 
 
"Saya mengenal pelaku karena sebelumnya menjadi bagian tim sukses saat Pilihan Kepala Desa pereode pertama. Setelah pelaku menang, kemudiam menjanjikan saya jabatan Kasun. Saya disuruh bayar uang totalnya Rp 315 juta," kata Agus ditemui di rumahnya, Kamis (16/7/2020).
 
Uang tersebut dibayarkan secara bertahap. Pertama kali korban setor Rp 130 juta. Kemudian Rp 140 juta dan terakhir Rp 30 juta. Tetapi pada saat pengangkatan perangkat, korban justru gagal karena usianya melebihi persyaratan. 
 
"Pas pengangkatan, umur saya tidak memungkinkan. Terus saya minta pertanggung jawaban kepada lurah, supaya uang saya dikembalikan. Tetapi lurah memberikan tawaran agar anak saya yang menggantikan. Anak saya dijanjikan menjadi Kaur Kesejahteraan (Kesra)," imbuh pengusaha ayam ini.
 
Agus tergiur dengan iming-iming pelaku kembali. Ia kemudian mengiyakan tawaran pelaku. Tetapi pelaku meminta uang tambahan untuk tarif Kaur Kesra. Pelaku minta Rp 165 juta. 
 
"Saya dijanjikan Kaur Kesejahteraan untuk anak saya. Dimintai tambahan biaya lagi Rp 165 juta. Saya pun menyanggupi," ungkap korban.
 
Seiring berjalannya waktu, Desa Wates kembali membuka rekrutmen perangkat desa. Agus menagih janji pelaku. 
 
"Anak saya sudah mencari persyaratan yang dibutuhkan. Lurah menuntun seluruh proses itu. Hingga waktu ujian tiba," tambah Agus. 
 
Ujian perangkat Desa Wates berlangsung di Balai Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, pada 2019. Ada banyak peserta yang mengikuti seleksi. Adapun formasi yang dibutuhkan antara lain, Kasun, Kaur Umum dan Kaur Kesra. 
 
"Pada saat ujian itulah, lurah dihubungi tidak bisa. Sejak saat itu, sudah tidak ada kabar lagi. Anak saya pun akhirnya gagal dalam ujian itu," ucap Agus dengan marah. 
 
IK hanya menduduki peringkat kelima. Agus kemudian mencari pelaku. Tetapi yang bersangkutan selalu menghindar. Karena merasa ditipu, akhirnya korban melapor ke Polres Kediri. 
 
Proses penyelidikan berjalan cukup lama. Ini karena kepolisian harus membuktikan terjadinya tindak penipuan yang dilakukan tersangka kepada korban. Karena penyerahan uang kepada pelaku tidak disertai bukti. 
 
"Saya harus bolak-balik ke Polda Jatim untuk dimintai keterangan. HP milik saya dikloning oleh kepolisian untuk mencari bukti percakapan maupun transaksi penyerahan uang itu kepada pelaku. Alhamdulillah akhirnya hukum benar-benar ditegakkan. Pelaku telah ditangkap polisi," tegas Agus dengan lega. 
 
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar membenarkan upaya penangkapan terhadap tersangka dalam kasus penipuan tersebut. Kini yang bersangkutan tengah menjalani penahanan di Polres Kediri. 
 
"Kami telah mengamankan tersangka. Kini dalam proses penyidikan lebih lanjut," ungkap Gilang melalui telepon genggam. 
 
Korban penipuan dalam pengangkatan perangkat Desa Wates diduga tidak hanya dialami oleh Agus Sunyoto dan anaknya. Tetapi ada orang lain ditengarai bernasib sama. 
 
"Kabarnya memang banyak yang dijanjikan oleh Lurah menjadi perangkat desa. Tetapi saya tidak tahu apakah dimintai uang atau tidak seperti saya," ungkap Agus. 
 
Agus bersyukur karena tersangka Darmawan Amril Nurman akhirnya menuai perbuatannya. Korban berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bersama agar tidak terjadi lagi. Apabila tersangka tidak segera dihentikan sepak terjangnya, tidak menutup kemungkinan akan melakukan hal yang sama di kemudian hari. 
 
Untuk diketahui Darmawan Amril Nurman telah menjabat sebagai Kepala Desa Wates selama dua pereode. Karena tersangka kini mendekam di balik jeruji penjara, tentu berpengaruh terhadap keberlangsungan Pemerintahan Desa. 
 
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mencarikan solusi dari kekosongan jabatan puncuk pimpinan di Desa Wates.  Sehingga pelayanan umum berjalan dengan optimal. Can

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…