Kades Kebunagung, Keluhkan Pemangkasan Anggaran APBDES 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bustanul Affa, (memakai Baju Batik) Kepala Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Bustanul Affa, (memakai Baju Batik) Kepala Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Kepala Desa Kebunagung kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Bustanul Affa mengeluh terhadap bantuan dana, anggaran pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2020.

“Anggaran yang sudah dirancang oleh pemerintah itu harus di kelola oleh desa dengan nominal sesuai dengan jumlah penduduk desa, namun akibat dampak covid 19 dana anggaran pendapatan dan belanja desa itu sebagian dianggarkan untuk bantuan lansung tunai desa (BLTDesa) bagi yang terdampak covid 19,” katanya kepada surabaya pagi di Balai Desa Kebunagung kab. Sumenep (13/08)

Menurut Tanu sapaan akrabnya, berbicara dampak tentu saja semua masyarakat merasakan dampaknya dari pandemi covid 19 ini, baik pengusaha, pedagang kecil, buruk pabrik, kuli bangunan, hingga pekerja harian lepas (PHL) semuanya berdampak.

“Bahkan putaran perekonomian di desa sudah lumpuh, karena tidak adanya putaran perekonomian, sebagai kepala Desa juga pusing karena anggaran dana desa di pangkas juga,” tegasnya

Menurut Tanu, peristiwa covid 19 di desa, menjadi tanggung jawab kepala desanya, sementara di dalam APBDes tahun 2020 anggaran untuk Covid 19 itu tidak ada, hanya mendapat surat edaran dari pemerintah yang isisnya himbauan diwajibkan menggunakan masker, cuci tangan.

“Itu anggaran yang diambil dari APBDes, sementara untuk pekerjaan yang sudah dianggarkan dibiarkan mangkrak,” kilahnya

“Kita dapat uang dari mana, kok pemerintah hanya mewajibkan dan mengintruksikan, sementara tidak dianggarkan, padahal semua kegiatan sudah tertera dalam APBDes tahun anggaran 2020,  pokoknya Kepala Desa sekarang benar-benar pusing, makanya yang terjadi pekerjaan yang semestinya dikerjakan di Desa itu tidak dapat dikerjakan karena belum adanya anggara dana desa yang terserap, kalau pun ada kita bagikan kepada masyarakat yang terdampak covid dan kesejahteraan aparat desa,” pungkasnya.AR

Tag :

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …