Angga, Pengusaha Tionghoa, Didaulat Sejumlah Pendeta Maju Pilwali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sutjipto Joe Angga, ketiga dari kiri, saat bertemu sejumlah pendeta dan penginjil, di salah satu kafe di Sutos, Selasa (1/9/2020). Sp/rmc
Sutjipto Joe Angga, ketiga dari kiri, saat bertemu sejumlah pendeta dan penginjil, di salah satu kafe di Sutos, Selasa (1/9/2020). Sp/rmc

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengusaha etnis Tionghoa Surabaya, Sutjipto Joe Angga (64 tahun),

Meski pandaftaran di KPU, tinggal dua hari, masih bertekad ingin maju Pilkada Surabaya 2020. “Namanya berjuang harus yakin. Kalau toh gak dapat rekomendasi dari Bu Megawati atau dirangkul Pak Machfud Arifin, saya tetap berjuang membangun kota Surabaya dangan cara saya,” kata Angga, saat ditemui lebih 15 pandeta dan penginjil di Sutos, Selasa (1/9/2020).

Para pendeta yang mayoritas etnis Tionghoa ini kagum dengan semangat Angga. “Kami apresiasi ada warga Tionghoa yang berani maju pilwali. Ini bukti, di kota Surabaya yang plural ini membuka diri etnis apapun mencalonkan jadi wali kota. Ini Pak Angga, bukan pengusaha hitam. Pak Angga ada konsep membangun suatu kota secara adil dan memberi kemaslahatan ke semua warga kota,” kata Jonathan Jie, pelayanan Kristen di penjara-penjara Surabaya dan Sidoarjo.

Para pendeta yang terdiri Pdt Robert Siregar, Pdt. Chris Hutagalung, Pdt Reza Ginting, Edwin Thanos, aktivis Parkindo, penginjil Ling Ling dan Budi, menyatakan, dukungan dengan visi-misi Angga membangun kota Surabaya, dengan pendekatan pengusaha Tionghoa.

“Biasanya orang Tionghoa gak mau repot di politik. Ini Kho Angga, ingin buktikan ke semua warga kota, ini lho orang Tionghoa bisa bangun kota tanpa korupsi dan mampu merangkul semua etnis,” bisik Andrian.

Pdt Robert Siregar, bersama pendeta lain akan mengajak generasi muda yang sepaham dengan Angga untuk datangi Sekretariat Cawali Machfud Arifin, agar merangkul Angga. Ini mengingat, pintu di PDIP, pengumuman rekomendasi akan diumumkan Rabu hari ini.

“Mbangun Suroboyo ini action, gak perlu diskusi-diskusi maneh. Kesuwen, sebab konsep pembangunan Surabaya sudah ada blue printnya. Kunci wong China iku kerja keras yang kreatif. Contoh Pasar Turi dan surat ijo, tinggal diputuskan. Pimpinan sakiki gak perlu kakean cangkem. Nyambut gawe kanggo warga sing jujur, adil dan konsisten,” kata Angga. n rmc

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…