Banteng Lawas Mantapkan Kemenangan Eri Cahyadi dan Armuji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paslon No 1 Wali kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji menghadiri silahturahmi Banteng Lawas di Kantor DPC PDIP, Surabaya, Kamis (22/10). SP/Patrik Cahyo 
Paslon No 1 Wali kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji menghadiri silahturahmi Banteng Lawas di Kantor DPC PDIP, Surabaya, Kamis (22/10). SP/Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Para kader senior PDI Perjuangan dan aktivis Pro-Mega di era perjuangan melawan Orde Baru di Kota Surabaya merapatkan barisan untuk mendukung pemenangan Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji.

 Para kader senior itu menyebut diri sebagai ”Banteng Lawas”. Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Saleh Ismail Mukadar, Ketua Posko Banteng Lawas, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Baktiono.

 ”Yang namanya banteng, sampai kapan pun ya tetap banteng. Maka kami solid bergerak bersatu,” ujar Saleh Ismail Mukadar, Ketua Posko Banteng Lawas, di sela-sela acara silaturahmi ”banteng lawas” di kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kamis (22/10/2020).

(Dari kiri) Ketua Posko Banteng Lawas Saleh Ismail Mukadar, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwiyono, Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Baktiono berfoto bersama usai Silahturahmi Banteng Lawas di Kantor DPC PDIP, Surabaya, Kamis (22/10). SP/Patrik Cahyo 

 Saleh mengatakan, ratusan ”banteng lawas” yang punya pengaruh memenangkan Pilkada Surabaya sejak 2005 telah menyatukan langkah menuju 9 Desember 2020.

 "Kami turun tidak sekadar untuk memenangkan. Kami semua tergerak karena ingin kepemimpinan PDI Perjuangan di Surabaya terjaga, yaitu kepemimpinan yang pro wong cilik, yang welas asih, yang menjaga kebhinekaan. Itu semuanya harus dijaga, jangan ada yang merusak,” ujar Saleh yang dikenal sebagai sahabat karib mantan wali kota Surabaya dan kader senior PDIP, Bambang DH.

 Saleh mengatakan, para ”banteng lawas” terpanggil dan semakin bersemangat karena mendengar ada sejumlah pihak yang ingin meninggalkan wong cilik, rakyat di kampung-kampung, dalam kebijakan pemerintah kota ke depan. Ada pihak yang hanya ingin Surabaya membangun gedung-gedung tinggi dan meninggalkan wong cilik di belakang.

 ”Banteng harus berjuang sekuat tenaga membela wong cilik. Setiap ada kelompok politik yang alergi kepada wong cilik, saat itulah banteng berdiri di garis terdepan untuk membela wong cilik dan rakyat kebanyakan,” tegas Saleh yang ketua DPC PDIP Surabaya 2005-2010.

 Ketua Posko Banteng Lawas Saleh Ismail Mukadar memberikan sambutan saat Silahturahmi Banteng Lawas di Kantor DPC PDIP, Surabaya, Kamis (22/10). SP/Patrik Cahyo

 Sementara itu, Eri Cahyadi berterima kasih kepada para kader senior yang telah ikut bergotong royong menyongsong Pilkada 9 Desember. ”Gotong royong kita semua menjadi bukti bahwa Pilkada bukan soal kemenangan semata, tapi kerja bersama menghadirkan kepentingan rakyat dalam kebijakan pemerintah kota ke depan,” ujarnya.

 Eri berjanji, setiap kebijakan yang diambil akan selalu mengutamakan wong cilik, sebagaimana perjuangan para kader senior PDIP.

 ”Platform kerakyatan selama ini telah melandasi kerja saya di Pemkot Surabaya, ke depan ya pasti semakin mengutamakan wong cilik. Sekolah dan berobat tetap gratis. Jangan ada warga susah makan. Ekonomi rakyat dihidupkan. Dan sebagainya, semua berbasis kebutuhan rakyat kecil,” tegas mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu. Byt

Berita Terbaru

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan…

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi memastikan ketersediaan beras di…

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Buntut kelangkaan Pertalite yang kembali terjadi di Kota Madiun, membuat  sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, antrean mengular …

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa yang menjadi buah bibir masarakat di Wilkum Polsek Wlingi itu membuat geram masarakat, karena remaja putri sebut saja…