Program Les Gratis di Balai RW, Dewan Pendidikan:Terobosan Positif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Isa Ansori.SP/BYTA INDRAWATI.
Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Isa Ansori.SP/BYTA INDRAWATI.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Salah satu program Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi tentang rencana pemberian les gratis di setiap Balai RW di Surabaya diacungi jempol oleh Dewan Pendidikan Jawa Timur. Program ini dinilai sebagai terobosan baru yang positif di dunia pendidikan.

Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Isa Ansori mengatakan, program ini cukup membantu bagi siswa, pasalnya selama ini tidak banyak siswa yang merasakan les tambahan seperti di LBB karena terkendala biaya.

"Tugas mencerdaskan anak bangsa adalah tanggung jawab pemerintah. Dan saya kira yang dilakukan Pak Eri jika jadi Wali Kota Surabaya adalah memenuhi unsur yang saya sebutkan tadi," ujarnya.

Program les gratis tersebut, lanjut Isa, selain memberi manfaat kepada siswa, juga menciptakan kegiatan positif di ruang publik (balai RW) yang seringkali kosong pada jam-jam tertentu.

"Cukup bagus. Balai RW memiliki fungsi yang positif, tidak hanya tempat administrasi dan rapat, tapi juga ada kegiatan pendidikan yang bermanfaat," imbuh mantan Ketua Dewan Pendidikan Surabaya ini.

Menurut Isa, program Cawali Eri Cahyadi ini tidak sekedar janji politik, namun dipandang sebagai program positif yang realistis mengingat Surabaya memiliki kemampuan anggaran yang cukup untuk pendidikan.

"Pak Eri ini kan paham betul soal kemampuan anggaran dan program-program pemerintah. Balai RW di Surabaya ini sekitar 2000-an dan Surabaya cukup mampu untuk mendatangkan guru sebanyak itu. Saya pikir ini gagasan yang realistis," beber Isa.

Isa Ansori yang dikenal konsen di dunia pendidikan ini melihat program les tambahan gratis di balai RW  sebagai terobosan baru yang harus didukung, mengingat banyak siswa yang ingin mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah namun terkendala biaya.

"Ini adalah gagasan baru dan benar untuk dunia pendidikan di Surabaya," tutupnya. byt

 

 

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …