Penerima Bantuan RTLH di Sumenep Sudah Tersalurkan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 17 Nov 2020 16:29 WIB

Penerima Bantuan RTLH di Sumenep Sudah Tersalurkan

i

Foto : Sabuwang, Kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep, di kediamannya. (ft. Ainur Rahman/ SP)

SURABAYA PAGI Sumenep -  Kepala Desa Kertasada Kec. Kalianget Kab. Sumenep, Sabuwang, mengakui dirinya mendapatkan bantuan Rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program bantuan rumah swadaya (BRS), bantuan yang bersumber dari APBN itu diberikan melalui Dinas PU. Ciptakarya Kab. Sumenep. 

Menurutnya, di Desa Kertasada penerima bantuan RTLH itu sebanyak 35 warga, dan semuanya telah terkonfirmasi. “Bantuan tersebut telah diterimanya dan tersalurkan untuk perbaikan rumah mereka, jadi saya berikan kepada mereka yang memang menjadi haknya" katanya kepada Surabaya Pagi Selasa (16/11).

Baca Juga: Bupati Sumenep Himbau Agar Produk Lokal Dipertahankan

"Alhamdulillah, sebanyak 35 orang penerima bantuan Stimulan sudah saya kumpulkan dan bantuan dengan nominal 17,5 juta sudah diterima dan masuk melalui rekening masing-masing" jelasnya.

Dikatakan Kades, pihaknya bekerja lebih kepada melayani masyarakatnya ketimbang mementingkan diri sendiri, rumah yang ia tempati sempat mau diajukan juga sebagai penerima RTLH, namun ia menolaknya dengan alasan lebih mementingkan warga. “Kesejahteraan warga menjadi tanggungjawab saya sepenuhnya” kata dia.

IMG-20201117-WA0010IMG-20201117-WA0010

Bahkan sambungnya, pihaknya bekerja ingin mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat, tujuannya agar masyarakat sejahtera, diakui dirinya, sebelum menjadi kepala Desa kehidupannya memang sudah sederhana. “Jadi saya dan keluarga sudah terbiasa hidup sederhana jadi gak terlalu berambisi” ucapnya.

Baca Juga: Pemkab Madiun Serahkan Bantuan RTLH 550 Unit

Kades mengatakan, kalau ia mau curang bisa saja,ia bermain-main dengan anggaran. “Hanya saja, apa untungnya hidup hanya sekali, karena tujuan saya murni hanya mengabdi kepada masyarakat saya, ia sudah dinikmati saja” kilahnya.

Selain itu, kata Kades sekalipun dirinya telah menyalurkan bantuan tepat sasaran kadang masih dituding gak benar, bahkan mengenai bantuan RTLH di Desa Kertasada dulu sempat viràl, “Saya diduga memangkas bantuan tersebut, namun pernyataan itu tidak terbukti” ujarnya. .

Kemudian sambungnya, “Saya diduga memangkas dana bantuan RTLH yang diberikan kepada warga miskin, saya sangat tersinggung, sebab saya saja orang miskin kok malah mau ngambil haknya orang miskin, bantuan RTLH saja saya tidak menerimanya,  karena saya prioritaskan untuk warga saya”.

Baca Juga: Lalin dari Bangkalan Menuju Sampang dan Sumenep Tersendat Banjir

"Sebelum menjadi kepala Desa, saya sudah berniat jika saya dipilih menjadi Kepala Desa Kertasada, saya hanya ingin mengabdikan jiwa raga saya membantu masyarakat tak lebih ". pungkasnya. Ar

 

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU