Covid-19 Pengaruhi Turunnya Tingkat HIV/AIDS di Kota Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Hendik Suprianto. SP/ JT
Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Hendik Suprianto. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Musim pandemi Covid-19 justru membuat angka penderita HIV/AIDS di Kota Kediri, Jawa Timur di tahun 2020 ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Angka tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 243 kasus, Kamis (19/11/2020).

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Hendik Suprianto mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun mulai dari Januari hingga Juli 2020, pihaknya menemukan 93 kasus HIV/AIDS.

Akan tetapi, Hendik justru menyebut jika penurunan angka itu sebenarnya dipengaruhi menurunnya kinerja di masa pandemi Covid-19 ini.

"Karena dibatasinya kinerja seperti tidak boleh membuat kegiatan yang bersifat berkerumun hingga tidak berjalannya (vakum) Program VCT (voluntary counselling and testing) mobile atau konseling dan tes HIV gratis dari Dinas Kesehatan Kota Kediri membuat angka penemuan menjadi berkurang," kata Hendik.

Lebih lanjut, Hendik membeberkan jika pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam memerangi keberadaan HIV AIDS. Ia pun mendukung penuh terhadap program yamg tengah digalakkan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam pencanangan 3 Zero sebagai upaya menekan kasus HIV dan AIDS di Kota Kediri.

“Sesuai target Kemenkes kita mendukung pencanangan 3 Zero, yaitu Zero New Infection atau tidak ada infeksi baru HIV AIDS, Zero AIDS Related Deaths atau tidak ada kematian akibat AIDS dan Zero Discrimination atau tidak ada stigma dan diskriminasi kepada penderita HIV-AIDS. Sesuai target, di tahun 2030 Kota Kediri dapat terbebas dari penyebaran virus HIV AIDS atau 3 Zero,” sebutnya. Dsy11

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…