Gus Amik : Surabaya Butuh Pemimpin, Bukan Penguasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tim Pemenangan Maju, Gus Amik .SP/ALQOMARUDDIN.
Ketua Tim Pemenangan Maju, Gus Amik .SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pilwali Surabaya sebagai ajang kontestasi demokrasi yang sehat dalam persaudaraan bukan perselisihan untuk menebar permusuhan. Paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) memiliki tagline Maju Kotane Makmur Wargane yang semakin menggema dan meluas.

Hal itu dipicu karena Machfud-Mujiaman  menjadikan seluruh elemen masyarakat sebagai superteam. Rakyat semakin tergugah dan menyadari bahwa Surabaya harus naik kelas, lebih maju dari yang ada sekarang ini. Surabaya harus lebih maju di dalam pelayanan kesehatannya, lebih maju pendidikanya, lebih maju kesejahteraannya. 

"Sekarang memang sudah maju, tetapi kalau hanya menerima keadaan sekarang, Surabaya akan masuk di dalam ‘zona  kurang nyaman’ dan pada akhirnya bisa tertinggal oleh kota-kota lain yang lebih progresif," ujar Ketua Tim Pemenangan Maju, Gus Amik, Jumat (20/11).

Mantan Bupati Magetan ini menjelaskan,  untuk mewujudkan Surabaya lebih maju, Surabaya membutuhkan pemimpin, bukan penguasa. Pemimpin adalah pamong praja yang bisa mengayomi dan melindungi rakyat yang berada dalam kekuasaannya. Penguasa adalah pangreh praja menjadi pemangsa rakyat yang berada dalam kekuasaannya. 

"Pemimpin itu rela berkorban untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyatnya. Penguasa tega mengorbankan rakyatnya untuk kepentingan dan kesejahteraan diri dan kroninya. Pemimpin, rakyatnya taat karena hormat. Penguasa, rakyatnya nurut karena takut. Pemimpin dikenang meskipun telah tiada,  penguasa bisa dilupakan meskipun masih berkuasa," tegasnya.

Gus Amik mengatakan, debat publik Pilwali Surabaya adalah ajang adu gagasan sebagai  tahapan, bukan menjadi tujuan. Karena tujuan utama adalah  memilih pemimpin yang bisa memimpin,  bukan mengadu domba.  Pasangan MAJU memberikan warna sebagai pemimpin dalam membuat kebijakan strategis, bukan sebagai kepala dinas yang menjadi  pejabat teknis.

"Machfud-Mujiaman berkomitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati yang ditunjukkan saat debat kemarin," ungkapnya.

Machfud Arifin-Mujiaman dengan senang hati berkantor secara bergilir di kelurahan, bahkan di RT/RW. Hal itu menunjukkan "RUH" seorang pemimpin yang tidak ingin ada jarak dengan yang dipimpin. Yang bisa mudah tidak boleh dipersulit, yang bisa murah tidak boleh  dibuat mahal, yang bisa dipercepat tidak boleh dibuat lambat, yang bisa terselesaikan tidak boleh ditelantarkan.

"Maju juga bertekad memberikan kepastian pelayanan pada dunia usaha, kepastian waktu, kepastian biaya, dan kepastian hukum," terangnya.

Gus Amik mengatakan, pemimpin akan berbicara masa depan, bukan masa lalu.  Pernyataan Djarot Saiful Hidayat yang menuding Machfud-Mujiaman menggunakan politik "DEVIDE ET IMPERA" untuk memecah belah persatuan,  seakan membawa masyarakat pada era penjajahan kolonial. Sungguh jauh panggang dari api, sangat ironis dan memprihatinkan,  sosok yang sangat berpengalaman dalam pemerintahan dan egaliter, ibarat harus memakai jaket saat terik matahari, dan menggunakan payung saat tidak turun hujan.

"Rakyat sekarang ini sudah cerdas karena buah kemerdekaan yg dihasilkan founding father proklamator kita "BUNG  KARNO", dan para penerus yang mengisi kemerdekaan. 

Rakyat sudah semakin paham bagaimana memilih pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah dan bukan memberikan masalah," ungkapnya.

Hadirnya pasangan Maju, kata Gus Amik, dalam deklarasi kampanye damai dan penandatanganan pakta integritas menunjukkan sejak awal pasangan Maju taat asas dan menjunjung tinggi integritas, berkomitmen dan sportif, menghargai KPU dan Bawaslu , juga warga surabaya untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan nyaman dan damai. 

"Pasangan MAJU juga memberikan ruang yang sangat luas pada generasi muda milenial. Karena mereka adalah modal penting, pemain, dan penggerak utama di dalam menuju Surabaya ‘MAJU KOTANE MAKMUR WARGANE’, serta calon pemimpin masa depan," ujarnya.

"Everything by design and we design our own world. Lakukan semuanya sesuai rancangan yang telah dibuat, dan teruslah berinovasi. Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, meridhoi MAJU membawa Surabaya ke arah yang lebih baik, menuju the next level," tambahnya.Alq

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…