Dukung Paslon 02, Pegawai Outsourcing PMK Surabaya Dipecat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fahrul Suganda, pegawai outsourcing PMK Kota Surabaya harus kehilangan pekerjaanya lantaran dukung  Machfud Arifin-Mujiaman. SP/ALQOMARUDDIN.
Fahrul Suganda, pegawai outsourcing PMK Kota Surabaya harus kehilangan pekerjaanya lantaran dukung  Machfud Arifin-Mujiaman. SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tangan besi Pemerintah Kota Surabaya kembali memakan korban, kali ini Fahrul Suganda, pegawai outsourcing Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya harus kehilangan pekerjaanya lantaran mendukung calon Wali Kota dan Wakil Walikota Surabaya nomor urut 2  Machfud Arifin-Mujiaman.

Dalam surat nomor 880/4931/436.7.6/2020 menyatakan pemecatan warga Jl. Gembong, Kelurahan Kapasan ini dinilai merugikan Dinas PMK lantaran mendukung paslon nomor 2. 

Fahrul Suganda menceritakan, kronologisnya pada hari minggu yang lalu dirinya pengumpulan massa pada kampanye Machfud Arifin-Mujiaman pada hari Minggu lalu itu. 

"Waktu itu, kapasitas saya sebagai Ketua RW 05 Gembong Barat, Kelurahan Kapasan, bukan sebagai pegawai PMK. Bahkan itu hari minggu bukan jam kerja," ungkapnya. Selasa (24/11/2020).

Yang lebih anehnya, Surat Pemecatan dirinya yang ditandatangani Kepala Bidang Operasional dan Peningkatan Kapasitas Bambang Vistadi tanpa ada peringatan terlebih dahulu. " Pemecatan itu, tanpa SP 1(Surat Peringatan) atau SP 2. Tiba-tiba saya dipanggil dimintai keterangan setelah itu diberi surat pemecatan," katanya.

Menurut Fahrul, ini bentuk kesewenang-wenangan dan arogansi pemimpin, melakukan pemecatan sepihak tanpa alasan yang jelas. Dengan pemecatan itu, Fahrul merasa telah dizalimi oleh penguasa saat ini. 

“ini negara Demokrasi, saya punya hak Politik sebagai warga negara. Yang penting saya tidak berkampanye waktu jam kerja, saya juga tidak menggunakan pakaian Dinas. Saya sebagai ketua RW," katanya. 

Bahkan Fahrul mengungkapkan, banyak juga petinggi-petinggi PMK yang telah mendukung Paslon nomor 01, Eri Cahyadi-Armuji. " Pada saat tes kesehatan di PMK ada juga pimpinan mengatakan bantuan tes kesehatan ini dari Pak Eri, padahal itu yang memfasilitasi pemkot, Tapi kenapa tidak ditindak? Kenapa yang mendukung 02 ditindak yang mendukung 01 tidak ditindak. Ini tidak adil," katanya. 

Selain Fahrul Suganda, Inggil Dono Sapuro Warga Bronggalan Sawah pegawai outsourcing PMK yang juga mengalami tekanan dan ancaman lantaran mendukung Paslon nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman. 

"Saya juga dapat ancaman dari pimpinan karena mendukung 02. Saya tidak takut karena ini sebuah perjuangan saya untuk perubahan Surabaya yang lebih maju dan lebih baik," ungkap pria yang sudah 8 tahun menjadi petugas PMK ini. Alq

Berita Terbaru

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…