Lumajang Tergenang Banjir, Terparah Dalam 10 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menggunakan perahu untuk mengevakuasi korban banjir. SP/Lim
Petugas menggunakan perahu untuk mengevakuasi korban banjir. SP/Lim

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Hujan deras yang melanda kawasan Lumajang, Sabtu (27/2/2021) petang hingga tadi malam, menyebabkan musibah banjir di sejumlah wilayah.

Air sungai Bandoyudo meluap, hingga  terparah  pagi harinya, di Dusun Krajan Wonorejo,  Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, terpantau sejumlah rumah dan kebun warga tergenangi air.

Semua warga mengevakuasi perabotan rumah tangga ke tempat yang dianggap aman. Terlebih hewan ternak, juga ditempatkan di luar rumah, tepi jalan guna menghindari kemungkinan dampak lebih buruk terjadi.

Heri,  warga setempat berkata, bencana serupa juga pernah terjadi. Akan tetapi menurutnya, kali ini merupakan yang terparah terhitung dalam jenjang waktu 10 tahun sebelumnya.

"Tetapi pagi ini Alhamdulillah sebagian sudah surut karena dipompa sama petugas dari BPBD. Kemudian, untuk arah ke Kutorenon masih belum bisa dilewati karena ketinggian air masih setinggi pusar orang dewasa," kata dia pada Surabaya Pagi, Minggu (28/2/2021).

Dalam satu kawasan, imbuh Heri ada sedikitnya 50 KK yang terdampak. Ia berharap, bencana ini akan segera tertangani dan keadaan bisa kembali pulih seperti sedia kala.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Selok Gondang  Kecamatan setempat.

Hingga sekarang  petugas gabungan antaranya BPBD - TNI - Polri - Satpol PP dan sejumlah relawan, bahu membahu membantu warga yang terdampak bencana. Lim

 

 

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…