Mahasiswa Demo Dugaan Hilangnya Aset Tanah Unitomo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa Unitomo menggelar aksi demo di depan Gedung A Rektorat, Kamis (8/4/2021). SP/Patrik Cahyo
Mahasiswa Unitomo menggelar aksi demo di depan Gedung A Rektorat, Kamis (8/4/2021). SP/Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sejumlah Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Kota Surabaya menggelar aksi demo di depan Gedung A Rektorat, Kamis (8/4/2021). Aksi ini menuntut keterbukaan pihak Universitas terhadap mahasiswa, terkait sengketa hilangnya aset tanah milik Unitomo di Kawasan Desa Kesiman Tengah Trawas, Mojokerto.

Keluarga Besar Mahasiswa Unitomo (KBMU) mendengar permasalahan tentang dugaan terjualnya aset tanah Unitomo yang rencananya akan dibangun menjadi Kampus II Unitomo. Melalui aksi ini, mahasiswa mempertanyakan dugaan tersebut dan meminta klarifikasi pihak Universitas dan Yayasan.

Namun, sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dengan security Universitas. Para security mencoba menghalangi mahasiswa yang ingin memasuki Gedung A Unitomo, lantaran pihak Yayasan tidak mau menemui para mahasiswa.

"Kami mendesak Universitas (rektor dan yayasan) untuk segera mengklarifikasi dugaan hilangnya aset yang dijanjikan rektor kepada mahasiswa untuk membangun Unitomo II di Trawas," tegas Presiden Bem, Daming Laisow.

Tidak hanya itu, para mahasiswa juga menagih janji Rektor untuk membangun Unitomo II, serta mendesak pihak Universitas untuk melakukan audit eksternal terhadap alur pengeluaran anggaran Universitas.

Selain itu, aksi demo tersebut juga diwarnai dengan aksi bakar ban di depan gedung A Rektorat dilanjutkan dengan orasi secara bergantian.

Sementara itu, Wakil Rektor 4 Unitomo, Dr. Meithiana Indrasari ST, MM menyangkal isu dan dugaan penjualan aset, serta pendirian Unitomo II.

"Tidak ada rencana dan tidak ada omongan tentang kampus kedua. Penjualan aset memang ada dan itu kan juga penjualan aset sama sekali tidak ada unsur pidana. Semuanya merupakan under pantauan akuntan publik," katanya.

Pihak Unitomo nantinya juga berniat untuk melakukan mediasi antara mahasiswa rektorat dan yayasan senin mendatang.

Sebelumnya, dugaan penjualan aset tanah dengan nilai 900 juta telah dilaporkan oleh salah satu alumni Unitomo kepada Polda Jawa Timur. Pat

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…