Keunikan Tarian Eagle Dance Suku Tajik Layaknya Elang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tarian Eagle Dance Suku Tajik yang mempesona. SP/ CH
Tarian Eagle Dance Suku Tajik yang mempesona. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Di Kota Tashkurgan, tepatnya di perbatasan antara China dan Pakistan ada sebuah suku yang bernama Suku Tajik, atau yang berarti mahkota.

Menurut kabar nenek moyang suku Tajik memang menyembah alam dan fenomena alam, terutama elang yang dipercaya memiliki hubungan dekat dengan orang-orang Tajik. Tarian "Eagle Dance" dari suku ini juga memiliki gerak-gerik layaknya elang. Selain itu, suku yang dikenal piawai dalam menari dan menyanyi ini kini menganut agama Islam dengan aliran Sunni dan Syiah.

Elang merupakan binatang totem yang disembah nenek moyang etnis Tajik. Sebelum meyakini agama, mereka menyembah alam dan fenomenanya, terutama elang.

Selain itu, etnis Tajik juga melakukan diet. Biasanya mereka makan daging mentah yang dimakan menggunakan tangan, bersama nasi yang direbus dengan susu. Serta pancake yang dicampur susu.

Mereka yang sedang diet juga memiliki beberapa pantangan, seperti tidak memakan hewan yang tidak disembelih, tidak mengkonsumsi darah hewan, tidak makan daging babi, kuda, keledai, beruang, serigala, rubah, anjing, kucing, kelinci, dan marmut.

Tak hanya pesona alamnya yang luar biasa yang membuat kamu harus mengunjungi kota ini. Kecantikan dan ketampanan penduduk di Tashkurgan tak bakal ditemui di daerah lainnya. Penduduk di kota ini sekitar 30.000 orang etnis Tajik.

Orang-orang Tajik berbeda dengan daerah di China lainnya. Penampilan hingga kebiasaan mereka sangat berbeda. Mereka berbahasa Tajik, Sarikol dan juga bisa bahasa Mandarin. Orang-orang Tajik dikenal memiliki kulit dan mata yang indah.

Justru masyarakat suku Tajik memiliki mata lebar berwarna coklat, hidung mancung, kulit putih dengan alis dan rambut yang tebal. Wajah yang rupawan suku Tajik ini berasal dari nenek moyangnya yang berasal dari Persia. Suku Tajik juga tersebar di beberapa wilayah, yaitu Afganistan, Tajikistan dan selatan Uzbeskistan, Iran, dan Pakistan.

Untuk sehari-hari mereka menggunakan bahasa Srikol, dan sebagian kecil berbicara bahasa Wakhi. Banyak orang Tajik juga bisa berbahasa Uygur dan Kyrgyz. Namun, mereka tetap fasih berbahasa Mandarin.

Soal mencari pasangan, suku Tajik juga menganut monogami atau hanya menikah dengan orang yang masih satu etnis dengannya. Mereka biasanya tidak diizinkan untuk menikah dengan orang dari etnis kelompok lain.

Namun, untuk pria mereka masih diperbolehkan menikah dengan etnis yang berbeda. Bahkan menikah dengan kerabat yang masih dekat lazim dilakukan. Dan biasanya umur suami harus lebih tua dari sang istri. Dsy4

 

Berita Terbaru

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berkat berbagai program pengentasan kemiskinan yang dijalankan, seperti Banyuwangi Berbagi dan Rantang Kasih, Badan Pusat…

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…