Ketua Komisi E Sri Untari Lindungi Warisan Budaya Tak Benda dan Kesejahteraan Seniman

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari
Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pemajuan kebudayaan tak cukup hanya dengan peraturan di atas kertas. Hal tersebut tercermin dalam pembahasan Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) turunan Perda Nomor 6 Tahun 2024 tentang pemajuan Kebudayaan Daerah bisa melindungi seniman dari keterbatasan ekonomi.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, menekankan pentingnya Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah sebagai instrumen nyata dalam melindungi seniman serta menjaga kekayaan budaya Jawa Timur.

Rapergub ini merupakan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2024, dan menurut Sri Untari, harus lebih dari sekadar regulasi. Ia menilai, muatan Rapergub perlu mengakomodasi perlindungan terhadap seniman, terutama mereka yang hidup dalam kondisi ekonomi sulit.

“Kita tidak bisa hanya memberi apresiasi simbolik. Harus ada langkah konkret, mulai dari fasilitasi, pelatihan, akses pasar seni, hingga perlindungan sosial bagi seniman miskin. Mereka adalah ujung tombak kebudayaan kita,” ujar Sri Untari, Kamis (19/6/2025). rko


Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini juga mengingatkan bahwa tanpa dukungan yang kuat, para pelaku seni terancam kehilangan daya cipta dan semangat untuk terus berkarya. Karenanya, ia mendorong agar penghargaan dan bantuan terhadap seniman masuk dalam aturan teknis Rapergub.

Warisan Budaya Takbenda Harus Dijaga

Tak hanya soal seniman, Sri Untari juga menyoroti pentingnya pelestarian Warisan Budaya Takbenda (WBTB). Hingga 2024, Jawa Timur memiliki 112 objek WBTB yang mencakup tradisi, seni pertunjukan, ritual, hingga kerajinan khas daerah.

“Objek budaya ini harus dilindungi secara sistematis. Rapergub harus memuat mekanisme pelestarian dan pengelolaan agar bisa diwariskan ke generasi mendatang,” ujarnya.
4.219 Objek Budaya Berpotensi Jadi Kekayaan Intelektual Komunal
Sri Untari juga menekankan pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk melindungi karya budaya masyarakat dari eksploitasi. Ia mencatat bahwa Jawa Timur memiliki 4.219 objek pemajuan kebudayaan yang berpotensi didaftarkan sebagai KIK ke Kemenkumham, sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 56 Tahun 2022.

“Ini langkah strategis untuk menjaga hak masyarakat adat dan pelaku budaya. Dengan perlindungan hukum, kita bisa cegah klaim atau penyalahgunaan dari pihak luar,” tegasnya.
Perkuat Peran Dewan Kebudayaan
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu juga menyoroti peran penting Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian Daerah. Ia menilai peran lembaga ini perlu diperjelas dalam Rapergub agar mampu menjadi mitra aktif pemerintah dalam mengembangkan dan menjaga kebudayaan daerah.

“Dewan Kebudayaan harus punya ruang yang cukup untuk memberi masukan kebijakan, membina pelaku seni, dan jadi penghubung antar komunitas budaya. Jangan sampai fungsinya hanya formalitas,” ucapnya.
Sri Untari menutup dengan harapan agar penyusunan Rapergub ini tetap membuka ruang dialog dengan semua pihak—OPD, pelaku seni, Dewan Kesenian, dan masyarakat budaya—agar kebijakan yang lahir benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Kebudayaan adalah jati diri kita. Jika dikelola dengan tepat, ia bukan hanya sumber inspirasi, tapi juga bisa menjadi sumber kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…