BKKBN Jatim Gelar Parenting 1001 Cara Bicara Kritis, Bebas dan Mandiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Drs. Sukaryo Teguh Santoso saat memberikan sambutan. SP/Patrik Cahyo
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Drs. Sukaryo Teguh Santoso saat memberikan sambutan. SP/Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Tahun 2021 dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelola dan pelaksana Proyek Prioritas Nasional, BKKBN Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan “Workshop Parenting 1001 Cara Bicara” tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Grand Daffam Surabaya ini dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak.

Arumi mengungkapkan pentingnya pemberian edukasi terkait reproduksi dan pola komunikasi orang tua dengan anak remaja. Mengingat, pola tersebut akan menjadi salah satu alternatif yang sangat penting dalam membentuk dan membangun hubungan antara orang tua dengan anak remaja.

“Pola komunikasi efektif antara anak yang berusia remaja dan orang tua harus terjalin, selama ini program yang telah dilakukan sudah tepat yaitu pendekatan melalui orang tua  yang memiliki remaja dan juga melalui remaja nya, khusus bagi remaja bisa memaksimalkan teman sebayanya.

Sedangkan pendekatan melalui keluarga atau orangtua bagi remaja dapat menjadi salah satu alternatif mewujudkan pola komunikasi secara efektif, mengingat orang tua memiliki otoritas bagi anak remaja ,“ungkapnya.

Ia menambahkan di zaman yang serba digital, para orang tua memiliki tantangan dari dunia maya. Meskipun sulit, pendampingan orang tua pada anak remaja harus tetap terjalin. Hal itu juga untuk mencegah gagalnya orang tua mendampingi anak remaja.

“Gaya komunikasi harus diatur sesuai perkembangan nya, harus disesuaikan, saat ini juga media sosial terus berkembang, lebih susah mengendalikan karena secara fisik anak. Untuk itu orang tua harus memiliki cara untuk mengawasi mereka, dengan memberikan ilmu agar mampu memilah informasi dari media sosial dengan baik,”tandasnya.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Drs. Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, generasi remaja sekarang merupakan generasi yang sangat kritis, bebas dan mandiri.

"Jaman saya kalau pendekatan seputar temen-temen di sekolah saja, kalau dapat jodoh ya karena CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) generasi sekarang sudah berbeda mereka memaksimalkan medsos untuk melakukan pendekatan. Dalam mencari informasi juga sudah berbeda, generasi ini sudah mulai kritis dalam bertanya kepada keluarga termasuk terkait kesehatan reproduksi. Hal ini mengganggu para orang tua yang berbeda generasi, ini harus dicarikan cara komunikasi yang tepat," ujar beliau.

Tentunya, pembentukan karakter remaja juga bergantung pada pola asuh orang tua mereka. "Kalau orang tua menganut pola permisif, maka anak akan diberikan kebebasan sehingga tidak terkendali. Namun, secara teori idealnya pola pengasuhan authoritative ini yang ideal dengan memberikan kebebasan tapi juga tetap ada batasan," jelas pak Teguh.

Menurut data BPS Jatim, sebanyak 71,65 persen penduduk Jatim masih berada di usia produktif (15-64 tahun) sehingga posisi Jatim masih dalam masa bonus demografi. Oleh karena itu, menurut Teguh, salah satu hal yang paling penting adalah kemampuan orang tua untuk mendengar aktif.

“Salah satu kegagalan orang tua dalam berkomunikasi pada keluarganya secara teori adalah kemampuan mendengar yang kurang. Orang tua kadang memiliki kemampuan mendengar dengan baik, tetapi bukan baik saja yang diharapkan disini mendengar secara aktif,” papar Pak Teguh.

Sementara itu, Koordinator KSPK, Dra. Suhartuti menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Kerjasama BKKBN Bersama John Hopkins Center For Communication Programs (JHCCP) sebagai upaya panjang BKKBN untuk meningkatkan kedekatan orang tua dan anak remaja.

"Harapannya dari kegiatan ini tidak selesai sampai disini. Ada tindak lanjut di lapangan langsung. Fasilitator membina BKR (Bina Keluarga Remaja). BKR membina keluarga nantinya pola-pola yang sudah dipelajari bisa sampai ke keluarga yang memiliki anak remaja maupun remaja itu sendiri,"pungkasnya. Pat

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …