Polres Blitar Kota bersama Tim Gabungan, Sidak Toko Pakaian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak kerumunan warga di salah satu toko pakaian di Kota Blitar.
Tampak kerumunan warga di salah satu toko pakaian di Kota Blitar.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H,yang jatuh Kamis (13/5) lusa, warga masarakat sekitar Kota Blitar rupanya tidak menyia nyiakan waktunya untuk berbondong bondong di pusat pertokoan Pakaian di sepanjang jalan jalan Kota Blitar.

Sehingga tampak pemandangan yang terkesan tanpa peduli Protokol Kesehatan. Tampak sejumlah pembeli terlihat berdesak-desakan di dalam toko toko pakaian.

Dengan situasi yang mengkawatirkan lonjakan Covid-19, pada Senen (11/5) petugas gabungan dari Satuan Polres Blitar Kota termasuk Regu Polwan, Satpol PP Kota Blitar unsur TNI serta tim petugas Pencegahan Covid-19 di pimpin Ipda Yuno Sukaito yang sedang melakukan patroli operasi yustisi langsung menyambangi toko toko tersebut,karena warga masarakat berjubel di setiap pertokoan penjual Baju.

" Masya Allah,ayoo tolong antri, jsngan seperti ini,bagi yang sudah di layani segera keluar juga masuk ber gantian,” ujar seorang Polwan dengan pemgeras suara yang di bawanya, sambil melihat kerumunan pembeli memadati seluruh sisi ruang di dalam toko dngan humanis di bantu 1 petugas Wanita Satpol PP.

Dalam himbuanya kepada para pembeli diminta untuk keluar dan diminta untuk antri di luar toko, selain itu beberapa petugas juga memberikan teguran kepada pengelola karena membiarkan terjadinya kerumunan baik saat pembeli.memilih milih pakaian, juga saat akan membayar di kasir, apa lagi tidak ada sarana penunjang protokol kesehatan di dalam toko toko tersebut.

Menurut Ipda Yuno Sukaito yang memimpin jalannya kegiatan, pihaknya mendukung pelaku usaha untuk menjalankan usaha guna memutar roda perekonomian. Namun pihaknya meminta agar pemilik tempat tempat pertokoan usaha, setidaknya bisa bekerjasama dengan kita, sehingga kita baik para pengusaha dan warga masarakat terus tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Sifatnya kami memberi teguran kepada pengelola toko toko pakaian, butik dan lainya yang membiarkan adanya kerumunan dan tidak menyediakan sarana pendukung prokes mohon koordinasi dengan Gugus Covid, ingat Pandemi belum berakhir, silahkan menjalankan usahanya namun tolong kerjasamanya, sehingga tidak terjadi seperti ini, kita sadari kebutuhan masarakat dalam songsong Lebaran ini, tapi kita harapkan jaga Protokol kesehatan," ujar Ipda Yuno pada wartawan didampingi Kasubag Humad Iptu Rokhan di ruang Humas (Selasa 11/5).

Selain toko baju di dalam kota juga tsmpak toko toko pakaiannyang berada di pinggiran kota seperti di sepanjang Jalan Ciliwung, petugas mendatangi sebuah toko pakaian di Jalan Tanjung, jalan Mastrip juga mendatangi sebuah warung angkringan di Jalan TGP Kota Blitar.

Masih menurut perwira Polisi asal NTT ini menjelaskan, dari tiga tempat tersebut setidaknya ada 13 teguran lisan, 2 teguran tertulis dan satu sanksi Tipiring yang diberikan kepada pemilik usaha maupun pengunjung.

" Untuk itu kami mohon masyarakat terus meningkatkan kesadarannya bersama untuk mencegah penyebaran Covid, ini semua demi keselamatan bersama, jangan nuruti kemauan hanya karena keinginan beli pakaian baru atau sekedar nongkrong kemudian tertular Corona yang tanpa di sadari, himbuan Pemerintah Jelas kita selalu meningkatkan Prokes, patuhi 5 M jauhi kerumunan, kan masarakat pasti tau bahwa pandemi ini belum sirna." pungkas Ipda Yuno.les

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…