Taman Nasional Alas Purwo Ditutup 3 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Taman Nasional (TN) Alas Purwo
Taman Nasional (TN) Alas Purwo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Taman Nasional (TN) Alas Purwo ditutup sementara selama tiga hari terhitung sejak Senin hingga Rabu (17-19).

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Alas Purwo wilayah II Muncar Noviani Utami mengatakan, penutupan tersebut dilakukan untuk pembersihan dan pemulihan sekosistem dan memberikan kesempatan bagi alam agar dapat bernapas.

"Agar tidak mengganggu wisatawan, maka dari itu saat kegiatan bersih- bersih dilakukan penutupan sementara," ujar Noviani kepada wartawan, Selasa (18/5/2021).

Namun penutupan tak menyeluruh dilakukan di kawasan TN Alaspurwo. Kawasan wisata yang ditutup meliputi SPTN wilayah I Tegaldlimo yakni Rowobendo, Sadengan, Trianggulasri, Pancur, Plengkung, Ngangelan dan Bedul. Sementara untuk SPTN wilayah II Muncar melalui pintu masuk Jatipapak dan Sembulungan masih dibuka.

"Jadi hanya wisata di pintu masuk SPTN wilayah II Muncar saja yang tetap dibuka bagi wisatawan," ungkapnya.

Kawasan wisata itu dibuka kembali tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dalam satu hari pengunjung TN Alas Purwo dibatasi sebanyak 750 orang. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung khususnya di kawasan TN Alas Alas Purwo.

"Itu dilakukan untuk menghindari adanya klaster tempat wisata pasca Lebaran," cetusnya.

Noviani menjelaskan untuk saat ini pengunjung yang datang ke TN Aalas Purwo hanya wisatawan lokal saja. Pihaknya juga menerapkan wajib memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan bagi wisatawan, sebelum memasuki kawasan wisata alam tersebut.

"Protokol kesehatan wajib ditaati sebab itu merupakan aturan dari pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…