Diduga Mengantuk, Sopir Truk Tabrak Penjual Pentol hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi yang sedang melakukan reka adegan. SP/Anggadia Muhammad
Polisi yang sedang melakukan reka adegan. SP/Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Nasib naas menimpa penjual pentol. Ia harus meregang nyawa setelah tertabrak oleh truk L 8707 UX yang melintas di Jalan Raya Mastrip. Kejadian ini diduga karena sopir mengantuk. 

Korban Suwito (54), warga Driyorejo Gresik, tewas di lokasi kejadian setelah terlindas roda truk yang disopiri Feri Santoso (40), warga Gedangan, Malang.

Peristiwa yang terjadi sekira 10.45 tepatnya di depan gedung No. 64-66 panti asuhan Muhammadiyah. Kala itu truk yang dikendarai Feri melintas dari timur ke barat di Jalan Raya Mastrip. 

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tiba-tiba oleng ke kiri. Nahas waktu itu bersamaan melintas penjual pentol yang sedang mengayuh di bahu jalan.

"Selain menyenggol korban, truk sampai menabrak pagar gedung panti asuhan di sekitar lokasi kejadian," kata Kapolsek Karangpilang Kompol Samsul Hadi.

Pengendara sepeda angin Suwito (54), warga Driyorejo Gresik, tergencet ban belakang truk dan meninggal dunia di lokasi.

Polisi yang datang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban akhirnya dibawa ke RSU Dr Soetomo. Sementara sopir kini diamankan polisi untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Diduga truk oleh karena sopir saat mengemudi mengantuk," pungkasnya.

Sementara itu salah satu warga setempat Rudi (30) mengaku bahwa korban adalah seorang penjual pentol. 

"Bapak-bapak itu penjual pentol. Memang sering lewat sini (Jalan Raya Mastrip)," kata dia.

Mengetahui kejadian ini, ia meminta supaya sopir yang lalai tersebut agar diberi hukuman yang setimpal. "Harus dihukum seadil-adilnya," tegasnya. ang

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…