Tips Jaga Kesehatan Mental Mahasiswa Selama PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa yang sedang belajar daring menggunakan masker. SP/ SBY
Mahasiswa yang sedang belajar daring menggunakan masker. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seiring dengan munculnya varian baru yakni alpha, delta hingga beta, pandemi Covid-19 di Indonesia kian memburuk dan membuat rasa cemas meningkat. Penyebaran Covid-19 semakin cepat karena adanya varian-varian baru ini.

Rasa cemas yang berlebihan tentu akan membuat sistem imunitas tubuh menurun. Jika sistem imun menurun, tubuhpun akan lebih mudah terserang penyakit.

Saat ini tengah diberlakukan PPKM (Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Indonesia. Kondisi ini tentu bisa dimanfaatkan untuk menggali hobi dan juga aktivitas baru seperti kursus online atau mencari aktivitas yang menyenangkan untuk diri kamu.

Jika kamu terganggu dengan berita-berita yang tersebar di media sosial termasuk update virus Covid-19, sebaiknya hindari. Karena pemberitaan yang ada di media sosial cenderung memberikan dampak yang besar terhadap psikis maupun mental. Karena itu, jika kamu merasa terganggu dengan pemberitaan tersebut, batasi penggunaan media sosial.

Berada di rumah dalam waktu yang lama memang membosankan dan tak jarang membuat stres. Akan tetapi dengan tetap berada di rumah dan menghindari kerumunan kita akan turut membantu penurunan kasus Covid-19 di Indonesia.

Ketika kita sedih dan stres dapat membuat imunitas turun. Untuk mencegah rasa sedih, kamu bisa mengontrol diri dengan berhenti membaca berita buruk dan menyedihkan tentang Covid-19. Pilihlah tontonan lain yang menghibur dan lebih edukatif.

Selain itu juga bisa membaca cerita perjuangan seseorang yang telah sembuh dari Covid-19 cenderung bisa menghilangkan rasa stres. Kamu bisa membaca media ataupun YouTube portal-portal kedokteran.

Selain kelima tips untuk menjaga kesehatan mental di tengah pandemi untuk mahasiswa. Tetap di rumah dan patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Dsy12

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…