Meski PPKM, Warga Lamongan Meningkat Beli Hewan Kurban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat melihat langsung lokasi penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Sugio Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat melihat langsung lokasi penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Sugio Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski di tengah kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat karena pandemi covid-19, namun antusias warga Lamongan untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang malah meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu.

Peningkatan hasil penjualan hewan kurban ini seperti disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi, tentu membuat bangga dirinya, artinya apa ekonomi masyarakat Lamongan masih baik, meski di tengah pandemi covid-19 selama dua tahun belakangan. 

Ia lalu mencontohkan penjualan hewan kurban di wilayah Kecamatan Sugio menyediakan 250 ekor sapi dan yang sudah terjual sudah 240 ekor. Pada prinsipnya penjualan hewan kurban di tangan pandemi ini produksi hewan ternak di Kabupaten Lamongan cukup menggembirakan. 

"Ini baru satu titik saja di wilayah Kecamatan Sugio, belum lagi yang tersebar di 27 Kecamatan, tentu jumlah hewan kurban yang terjual cukup banyak, dan ketersediaan hewan kurban sampai saat ini dari peternak di Lamongan mencukupi," kata Yuhronur Efendi, Jum'at (16)7/2021).

Disebutkan olehnya, di Lamongan sendiri ada sekitar 175 titik penjualan hewan kurban yang tercatat di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, dan telah dipastikan kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan mulai dari mata hingga kondisi tubuh hewan.

 

Pemeriksaan tersebut kata Yuhronur untuk memastikan hewan kurban yang dijual terlihat cukup sehat, cukup umur dan pemeliharaan juga memadai.

“Alhamdulillah dari beberapa tempat kita lihat, hewannya rata-rata sehat dan siap untuk dipotong pada saat Idul Adha nanti. Dan ini sebelumnya sudah dipastikan oleh petugas Dinas Peternakan,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati meminta masyarakat mentaati panduan teknis pemotongan hewan kurban sebagaimana yang tertuang dalam SE Dirjen PKH No. 8017 Tahun 2021. Pemerintah melakukan mitigasi risiko yakni di lokasi penjualan hewan kurban dan lokasi pelaksanaan kurban.

Beberapa ketentuannya yakni, penjualan dan pemotongan hewan kurban dilakukan ditempat yang berijin, wajib menggunakan APD minimal masker, menjaga jarak minimal 1 meter, pemeriksaan suhu tubuh dan penyediaan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer.

“Sebisa mungkin penyembelihan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH), kalaupun tidak di RPH dipastikan semua yang memotong itu sehat, tidak terpapar, dan ketentuan2 lainnya. Semuanya itu sifanya adalah untuk menjaga jangan sampai ini menjadi klaster baru.” pungkas nya. jir

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…