Keterbatasan Fisik Antarkan Cak Met Eksis Jadi Konten Kreator

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Slamet Riyadi. SP/ TRG
Slamet Riyadi. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kondisi fisik Slamet Riyadi tak sesempurna orang normal. Beberapa anggota tubuhnya, kedua kaki dan kedua tangannya tak tumbuh secara wajar. Slamet menerima kondisi itu sejak dia dilahirkan. Kini ia mampu mandiri, mencari pundi-pundi rupiah hasil keringatnya sendiri. Bermodal kreativitas, Slamet bisa meraup Rp 3 juta sebulan dari SnackVideo.

Tiga tahun Cak Met mengembangkan softskill, berbuah manis. Hobi bernyanyinya kian dikenal masyarakat. Yang membuat Cak Met banjir job sekitar 2018 lalu. Sebulan, hobi menyanyikan lagu dangdut dan campursari itu bisa menghasilkan di atas Rp 1 juta. "Sekali tanggapan itu biasanya diberi Rp 700 ribu," ucapnya.

Kondisi itu tak berlangsung lama, pandemi Covid-19 membuat kegiatan masyarakat menjadi terbatas. Job bernyanyi yang diandalkannya kian sepi. Cak Met iseng-iseng membuat video pendek di TikTok, menceritakan aktivitas keseharian seorang penyandang cacat fisik. Tak pelak, animo warganet yang menonton video itu meledak. Hingga ditonton lebih dari 2 juta orang.

"Tak menyangka saja, barusan upload, jangka beberapa hari itu menjadi viral. Beberapa video lain pun juga ada 1-2 juta penonton," ujar pemilik akun Tiktok Cakmet Real_2 tersebut.

Dari beberapa video yang viral, Cakmet akhirnya mendapat tawaran kerja sama pihak manajemen SnackVideo. Mereka menawarkan Cak Met dapat mengunggah konten-konten video di aplikasi tersebut. Dia pun menyanggupinya, dengan mengunggah dua video tiap harinya. "Saya menerima tawaran itu karena ada gaji di tiap bulannya," kata dia.

Dalam sebulan, penghasilan Cakmet minimal Rp 3,4 juta. Apabila ada video-video yang viral, penghasilannya pun melejit hingga pernah sentuh Rp 8 juta. Konten-konten yang diunggahnya pun bervariasi. Meliputi video jenaka, bernyanyi, maupun membuat video berdasar permintaan warganet. Karena tak sedikit warganet yang penasaran cara Cak Met salat dan lain-lain.

"Banyak komentar warganet yang positif maupun negatif. Tapi saya tak begitu memikirkan komentar negatif, niat saya membuat video hanya untuk menghibur orang saja," ucapnya.

Kini, Cak Met sukses menjadi kreator konten SnackVideo. Dia berharap bisa konsisten membuat konten video yang kreatif dan menarik. Dsy1

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…