BMKG Warning Ketinggian Gelombang Laut di Perairan Jawa Capai 6 Meter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi gelombng laut.  SP/Pixabay
Ilustrasi gelombng laut. SP/Pixabay

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini bahaya gelombang tinggi yang mencapai 6 meter di wilayah perairan selatan Jawa Timur (Jatim).

Peringatan dini tersebut berlaku mulai hari ini pukul 07.00 WIB hingga Kamis (29/07/2021) pukul 07.00.

Koordinator Bidang Observasi dan informasi BMKG Tanjung Perak Sutarno menyampaikan, tingginya gelombang ini diakibatkan oleh munculnya awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap di wilayah tersebut sehingga menambah kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Ketinggian gelombang kata Sutarno, diperkirakan berdasarkan gelombang signifikan. Sementara untuk gelombang maksimum dapat mencapai 2 kali ketinggian gelombang signifikan.

"Tinggi gelombang di perairan Selatan Jatim cukup ekstrim yaitu 6 meter dan di Samudera Hindia juga sama, mencapai 6,25 meter. Oleh karena itu dimohon selalu memperhatikan resiko keselamatan pelayaran," kata Sutarno kepada Surabaya Pagi, Rabu (28/07/2021).

Untuk pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, dominan bergerak dari Tenggara menuju Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur menuju Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. 

Berbeda dengan wilayah perairan selatan Jatim, di perairan seperti perairan utara Madura, Laut Jawa utara Bawean, laut Jawa timur Masalembo dan perairan Sapudi memiliki ketinggian gelombang sedang atau 2,5 meter.

Mengingat gelombang yang tinggi, BMKG Tanjung Perak pun mengingatkan kepada perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal barang untuk selalu berwaspada.

Adapun saran keselamatan berlayar dari BMKG adalah sebagai berikut: 

1. Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

2. Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

3. Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

4. Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

Selain saran keselamatan berlayar, BMKG Tanjung Perak juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk selalu berwaspada dan selalu mengupdate informasi terkait cuaca perairan laut.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya mengingatkan.sem

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…