Dihantam Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan di Situbondo Alami Kerugian Capai Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah perahu nelayan di Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang rusak diterjang gelombang tinggi. SP/ STB
Sejumlah perahu nelayan di Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang rusak diterjang gelombang tinggi. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melihat cuaca ekstrem memasuki musim kemarau juga turut dialami para nelayan saat melaut, pasalnya sejumlah perahu nelayan di Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dihantam gelombang tinggi disertai angin kencang dan mengakibatkan perahu nelayan yang sedang ditambatkan itu rusak

Mendapati laporan warga tersebut, sejumlah personel dari Satuan Polisi Air dan Laut (Satpolairud) Polres Situbondo turut membantu para nelayan mengevakuasi perahu mereka ke tepi pantai.

"Setelah kami mendapatkan informasi sejumlah perahu nelayan rusak dihantam gelombang tinggi disertai angin kencang, kami ke lokasi melakukan pendataan, bersama TNI AL dan BPBD," kata Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa, Senin (08/06/2026).

Diketahui, peristiwa cuaca ekstrem angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Jangkar itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, sehingga pemilik perahu tidak sempat menyelamatkan perahu mereka kemasukan air dan tenggelam. Dan dari sembilan perahu, lanjut AKP Gede, tiga perahu di antaranya mengalami kerusakan yang cukup parah dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.

"Selain perahu mengalami kerusakan, sejumlah alat tangkap ikan milik nelayan juga tenggelam, seperti mesin perahu dan alat tangkap ikan lainnya," kata dia.

Lebih lanjut, Gede menambahkan, akibat peristiwa cuaca ekstrem itu para nelayan mengalami kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, belum termasuk kerusakan alat tangkap ikan yang ikut tenggelam. "Kami mengimbau kepada para nelayan untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut, dan memastikan kondisi perahu dalam keadaan baik," jelasnya. st-01/dsy

Berita Terbaru

Erick Wowor Buka Peran Miming

Erick Wowor Buka Peran Miming

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:53 WIB

KITA sudah bicara soal pengakuan. Sekarang kita bicara soal penyakitnya: Mentalitas Mafia Kasus. Apa itu? Itu mentalitas yang menganggap hukum itu dagangan.…

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Penyitaan, penggeledahan, pencegahan, hingga status tersangka Febrie…

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…