Gus Yani Lepas Ratusan Relawan Nakes untuk Memperkuat Vaksinasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Yani dan Wabup Aminatun Habibah saat melepas para relawan nakes secara simbolis mengenakan jaket seragam. SP/ Grs
Bupati Gus Yani dan Wabup Aminatun Habibah saat melepas para relawan nakes secara simbolis mengenakan jaket seragam. SP/ Grs

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Setelah mengukuhkan 70 orang tenaga pemulasaran jenazah Covid-19, kini giliran 136 relawan tenaga kesehatan (nakes) dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk memperkuat penanganan Covid-19 di lapangan. Mereka diberangkatkan dalam sebuah upacara resmi di Halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (2/8)2021).

Para relawan nakes Gresik Tangguh tersebut berasal dari berbagai profesi. Ada dokter umum, perawat, bidan dan mahasiswa semester akhir di bidang kesehatan. Terbanyak adalah para mahasiswa, jumlahnya sekitar 38%. Mereka disiapkan untuk menggantikan tenaga kesehatan puskesmas dan rumah sakit yang selama ini melayani vaksinasi.

Selain melepas keberangkatan relawan nakes, Bupati Gus Yani juga menerima bantuan beras sebanyak 15 ton dari Korpri Gresik. Bantuan tersebut untuk memperkuat logistik di 4 Posko Covid-19.

Menurut Gus Yani, relawan nakes yang baru dikukuhkan akan dipersiapkan pmenjadi tenaga vaksinator di beberapa tempat vaksinasi. Yaitu, di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik, di obyek wisata desa Setigi dan Wagos di Kecamatan Ujungpangkah, di wisata Pantai Delegan, Kecamatan Panceng dan obyek wisata Edu Lontar Sewu di Kecamatan Menganti.

Secara simbolis relawan nakes dilepas Gus Yani dan Wabup Aminatun Habibah  dengan cara mengenakan jaket seragam warna merah. Pengukuhan ini juga disaksikan anggota Forkopimda Gresik beserta kepala OPD dan ASN peserta apel pagi.

“Saat ini kasus Covid-19 di Gresik sudah mulai melandai. Strategi kita kini yaitu dengan melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Para tenaga relawan nakes ini kita siapkan bila pada bulan Agustus dan September nanti ada droping besar vaksin dari pemerintah pusat. Semoga dengan bantuan relawan tenaga kesehatan Gresik Tangguh ini percepatan vaksinasi bisa kita laksanakan,” ujar Gus Yani dalam sambutannya, penuh optimistis.

Sesuai yang diperkirakan oleh pemerintah pusat, pada akhir 2021 sudah akan tercapai 70% masyarakat Indonesia yang sudah divaksin. Hal ini juga diyakini oleh Gus Yani yang merasa optimis akan terlaksana di Gresik. Pasalnya sampai saat ini prosentase masyarakat Gresik yang sudah divaksin mencapai 35%.

Bupati juga menyatakan bahwa pihaknya banyak disumbang oleh berbagai elemen masyarakat untuk percepatan vaksinasi di Gresik. Seperti dari IKA Unair yang menyumbang 10 ribu vaksin, sumbangan vaksin TNI-AL dengan program serbuan vaksin untuk masyarakat Gresik Kepulauan di Pulau Bawean. Begitu pula dengan beberapa perusahaan yang telah mengikuti program vaksinasi gotong royong, melakukan kegiatan vaksinasi dengan biaya sendiri.     

Optimisme sukses vaksinasi di Gresik juga disampaikan oleh Koordinator Relawan Gresik Tangguh dr Singgih Widi Pratomo SH MH. Katanya, untuk penugasan para relawan ini memang terpusat untuk 5 tempat vaksinasi. Namun demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini.

Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Gresik. Bila nanti ada droping besar vaksin, 32 puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin juga akan membuka pelayanan vaksinasi bagi masyarakat.

“Tenaga vaksinatornya sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” tandas dr Singgih meyakinkan.

Masih menurut Singgih, tingkat prosentase kegagalan vaksinasi di Gresik berkisar 10%. Penyebabnya, antara lain karena adanya komorbid dan gagal skrining. Misalnya disebabkan ada yang sedang sakit atau minum obat saat berangkat vaksin. Hal inilah yang kadang membuat calon penerima vaksin gagal divaksin. grs

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…