Tilap Motor, Warga Kediri Masuk Bui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imam Buchori, pelaku penipauan saat dimankan polisi.
Imam Buchori, pelaku penipauan saat dimankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Unit Reskrim Polsek Kras mengamankan seorang pria di Kediri lantaran telah melakukan tindak pindana penipuan dan penggelapan (tilap). Pelaku yakni Imam Buchori (37) warga Desa Bleber Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Kasi Humas Polsek Kras Aipda Didik Wahyudi menuturkan pelaku melakukan penipuan satu unit sepeda motor milik seorang perempuan bernama Umi Sakdiyah (47) warga Desa Jabang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

“Pelaku diamankan karena melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor,”tutur Aipda Didik, Senin (2/7/2021).

Dikatakan Aipda Didik, awal mula peristiwa kasus tersebut. Awalnya, pelaku, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban untuk meminjam sepeda motor Honda Vario.

Pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membeli alat onderdil kendaraan sepeda motor. “Alasan pelaku ini untuk beli onderdil sepeda motor,”ucap Aipda Didik.

Pelaku sekitar pukul 15.00 WIB, menghubungi korban. Pelaku memberitahu kepada korban bahwa sepeda motornya itu telah ditilang dan ditahan Polisi di Kota Kediri tepatnya di Polantas jalan Dhoho. Korban seketika panik.

“Korban setelah dihubungi oleh pelaku ponsel ponsel pelaku tidak aktif. Kemudian korban mengecek di Polantas jalan Dhoho ternyata sepeda motornya tidak ada dan pihak petugas tidak menilang maupun menahan sepeda motornya,”terang Aipda Didik.

Merasa curiga dan menjadi korban penipuan korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kras. Menindaklanjuti laporan tersebut petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil diamankan di area perkebunan Desa Purwodadi Kecamatan Kras.

“Pelaku berhasil diamankan. Sedangkan sepeda motor disembunyikan di kebun. Pengakuan pelaku rencananya sepeda motor itu akan dijual. Pelaku saat ini masih dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,”jelas Aipda Didik. 

 

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…