Lapas Surabaya Siap Wujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat jenderal Kemenkumham melakukan monitoring dan evaluasi di lapas I Surabaya. SP/Budi Mulyono
Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat jenderal Kemenkumham melakukan monitoring dan evaluasi di lapas I Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lapas I Surabaya Kanwil Kemenkumham Jatim melanjutkan perjuangannya melakukan reformasi birokrasi dengan membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan on the track, Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspektorat jenderal Kemenkumham melakukan monitoring dan evaluasi di lapas yang dipimpin Gun Gun Gunawan itu.

Begitu menginjakkan kaki di lapas yang terletak di Porong itu, TPI didampingi Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono. Selanjutnya, tim yang dipimpin Inspektur Wilayah VI Marasidin Siregar itu diajak berkeliling ke beberapa lokasi. Mulai dari area parkir, alur pendaftaran titipan barang bawaan kunjungan, hingga ruang tunggu pengunjung terdapat beberapa fasilitas seperti ruang Laktasi, area bermain anak, serta Gedung Pusat Layanan Terpadu.

Setelah itu, rombongan menuju Graha MD Arifin untuk melaksanakan evaluasi. Kalapas Gun Gun memaparkan capaian jajarannya. Menurutnya, sudah banyak perubahan yang dilakukan jajarannya. Gun Gun menyampaikan bahwa pihaknya terus membenahi sarpras sehingga pengguna layanan semakin nyaman. “Pelayanan kami one stop service, jadi cukup di satu ruangan, semua urusan beres,” ujar Gun Gun.

Selain itu, Gun Gun juga menekankan bahwa pihaknya melakukan pembinaan perubahan mindset dan culture set melalui program NGASO (Ngaji Sholat Bareng). Dengan begitu, tercipta kekompakan dan pegawai maupun warga binaan menjadi lebih religius. Tidak itu saja, pihaknya juga meluncurkan program pelayanan kesehatan keliling. Maklum, karena lokasi yang luas, warga binaan jarang yang melapor ketika sakit.  “WBP yang sakit kita jemput, selesai dirawat kita antar ke bloknya,” terang Gun Gun.

Dari sisi keamanan, Lapas Surabaya punya Tim Macan Kumbang. Tim ini sangat mobile dan dilatih agar cepat menyelesaikan masalah keamanan dan ketertiban lapas. Selain senjata lengkap, tim khusus ini juga menggunakan mobil mini untuk operasional. “Tim ini akan langsung tanggap ketika ada masalah atau potensi masalah, namun tetap dengan cara-cara yang humanis,” urai Gun Gun.

Pria asli Bandung ini lantas menceritakan hasil pembinaan warga binaan. Mulai hasil bumi seperti terong, cabai, budidaya lele hingga olahan tahu nigarin serta industri meubeler.

Marasidin mengapresiasi paparan dari Gun Gun. Namun, masih banyak yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN). Marasidin berpesan agar Lapas Surabaya bersiap menghadapi mysterious shopper yang bisa datang kapan saja untuk mengecek komitmen dari satker. “Seluruh informasi terkait inovasi hendaknya diunggah di website maupun media sosial yang dikelola lapas,” pesan Marasidin. nbd

 

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…