Pantura Macet Total, Polisi Bagikan Nasi Bungkus kepada Sopir Truk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kepolisian membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada sopir truk yang mengalami kemacetan di jalan Pantura Manyar, Gresik. SP/Grs
Petugas kepolisian membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada sopir truk yang mengalami kemacetan di jalan Pantura Manyar, Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Polres Gresik selain melakukan pengaturan jalan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas Jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar, Gresik. Polisi juga membagikan nasi bungkus kepada sopir truk yang terjebak macet akibat jembatan ambles di Lamongan.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyampaikan Kemacetan panjang terjadi karena pengalihan arus lalin dampak jembatan putus di daerah Lamongan.

Pihaknya peduli dengan kondisi sopir truk yang terlihat lelah  di atas kendaraan.

“Selain melakukan pengaturan demi melancarkan arus lalin,  kami juga membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada para sopir yang terjebak macet,” ujar Alumnus Akpol 2002 ini.

Di Manyar, Kapolsek Manyar AKP Windu priyo prayitno, membagikan makanan dan minuman kepada sopir sebagai bentuk kepedulian.

Windu menghampiri satu demi satu sopir yang rata-rata sopir truk besar tersebut. Lalu memberikan nasi bungkus untuk menjaga stamina menghadapi kemacetan.

“Kemacetan cukup panjang mulai tadi malam akibat pengalihan arus lalin dari Lamongan karena jembatan putus. Kami berusaha melancarkan arus lalin yang macet cukup panjang sekitar 9 kilo meter lebih.” terang Windu kepada awak media, Rabu (30/3/2022).

Ia menambahkan, sopir yang mengantre berjam-jam lamanya, secara humanis pihaknya membagikan makan dan minum sekedarnya secara gratis.

“Untuk sementara ini memang kita perlancar saja karena memang pengalihan arus lalin untuk wilayah utara. Mudah-mudahan tidak ada kendaraan yang mogok.” pungkasnya.

Bambang Ariyanto (26), sopir truk hendak ambil muatan garam mengaku sudah empat jam terjebak macet mulai dari dalam tol.

Nasi bungkus dan air mineral diterimanya dari uluran tangan Polisi dengan senang hati.

“Alhamdulillah terima kasih Pak Polisi. Pas banget ini tadi saya belum sempat sarapan pagi. Kaki ini rasanya mulai gemetar menahan lapar. Lega rasanya, diberi makan dan minum Pak Polisi. Tak perlu repot cari sarapan di warung.” ucapnya bersyukur.

Hingga berita ini diunggah kemacetan masih terjadi dan Polisi masih melakukan pengaturan melancarkan arus lalin Jalan Raya Manyar. 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…