DPRD Lamongan Apresiasi Capaian PAD, Lebihi Target Hingga 126.48 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua bersama pimpinan DPRD saat menyerahkan rekomendasi LKPJ ke bupati. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ketua bersama pimpinan DPRD saat menyerahkan rekomendasi LKPJ ke bupati. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - DPRD Lamongan memberikan apresiasi kepada Pemkab, yang telah mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pendapatan yang masuk ke kas daerah tersebut, masih stabil bahkan melebihi target hingga 126.48 persen di tahun 2021, meski dalam kondisi yang masih pandemi covid-19.

Apresiasi dan angkat topi itu disampaikan anggota DPRD, menyampaikan hasil pembahasan pansus sebagai rekomendasi atas LKPJ kepala daerah Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2021 dalam Rapat Paripurna DPRD Lamongan beberapa hari yang lalu.

 

"Setelah sebelumnya Bupati Lamongan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah tahun anggaran 2021 dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan beberapa waktu lalu, ada kinerja yang perlu diapresiasi, yakni soal PAD yang melebihi target," kata Didik Biyanto, Juru bicara DPRD Lamongan dari Fraksi Golkar.

Disebutkan olehnya,  apresiasinya atas hasil kinerja dan prestasi yang dicapai Bupati Lamongan satu tahun pertamanya menjabat. Dimana capaian pendapatan asli daerah secara keseluruhan melebihi target hingga 126.48 persen.

“Pansus mengapresiasi peningkatan PAD Lamongan yang secara keseluruhan meningkat, yakni mencapai 126.48 persen dari target yang telah ditetapkan pada P-APBD 2021,” tutur Didik dihadapan peserta sidang paripurna DPRD setempat.

Meski capaian PAD melebihi target, lanjut Didik, pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus meningkatkan capaian pendapatan yang lainnya. Untuk itu pansus merekomendasikan agar Bupati Yuhronur Efendi melakukan evaluasi kinerja OPD yang terkait.

Ke tiga sektor yang perlu dievaluasi adalah sektor pendapatan yang dinilai belum memenuhi target, dan meminta Pemda lebih memaksimalkan kinerja di sektor pajak dan retribusi. "Di sektor pendapatan pajak dan retribusi perlu untuk dioptimalkan dalam kinerjanya," pintanya.

Selain merekomendasikan terkait keuangan daerah, DPRD juga mengapresiasi peningkatan nilai tukar petani yang meningkat menjadi 106,81 persen pada tahun 2021 ini. Dengan meningkatnya nilai tukar ini DPRD merekomendasikan agar Bupati Yes tidak patah semangat dalam memperjuangkan pengadaan pupuk terutama pupuk subsidi bagi petani Lamongan.

Didik juga mengungkapkan apresiasinya atas capaian target yang dilakukan oleh Inspektorat terutama dalam program penyelenggaraan pengawasan sehingga Kabupaten Lamongan dinobatkan sebagai daerah yang memperoleh capaian Monitoring Center For Preventon (MCP) tertinggi di Jawa Timur. “Kami harap prestasi ini terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan,” harap Didik

Sementara itu, Bupati ditemui usai rapat mengungkapkan akan menjadikan rekomendasi DPRD Lamongan atas LKPJ tahun anggaran 202,  sebagai masukan untuk bekerja lebih baik lagi. "Kita terus akan perbaiki kekurangan, dan memacu apa yang sudah berjalan agar lebih optimal, agar cita-cita untuk Kejayaan Berkeadilan benar-benar diwujudkan," kata bupati. jir

Berita Terbaru

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Musda Demokrat Jatim Belum Jelas, Pengamat: Belum Ada Jaminan Pengurus Saat Ini Aman dari Evaluasi DPP

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menjadi sorotan. Meski jadwal pelaksanaan Musda…

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Demokrat Jatim Mulai Panaskan Mesin Pemilu 2029, Struktur Partai hingga Anak Ranting Jadi Prioritas

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPD Partai Demokrat Jawa Timur mulai memanaskan mesin partai menghadapi agenda politik 2029. Langkah itu ditandai dengan…